hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Brazil, Bertahan di Tengah Pencarian Jati Diri

Brazil, Bertahan di Tengah Pencarian Jati Diri
Tim Olimpiade Brazil saat meraih medali perak pada Olimpiade 2012. Sumber foto: Espnfc

Dua tahun telah berlalu sejak Brazil mengalami kekalahan terpahit mereka, diluluhlantakkan Jerman dengan skor teramat mencolok, 1-7, pada babak semi final Piala Dunia 2014. Revolusi segera dilakukan sejak itu. Pelatih Luis Felipe Scolari, yang dianggap sebagai sosok paling bertanggungjawab terhadap kekalahan memalukan itu, dilengserkan. Carlos Dunga kembali ditunjuk setelah 4 tahun berlalu sejak mantan kapten Selecao itu meletakkan jabatan yang sama. Meski di tangan Dunga Brazil perlahan mulai kembali menemukan jati diri, namun tanpa sang striker andalan sekaligus kapten Neymar Jr., mampukah Brazil bertahan sampai puncak di perhelatan Copa America Centenario periode 4-26 Juni 2016 mendatang?

Undian babak grup Copa America 2016
Ya, Neymar tak akan ikut serta dalam peringatan 100 tahun turnamen sepakbola antar negara tertua di dunia ini karena CBF, asosiasi sepakbola Brazil, menugaskannya untuk turnamen yang harus mereka menangkan, Olimpiade, yang akan dihelat di negeri sendiri, tepatnya di Rio de Janeiro, Agustus 2016 mendatang. Selain Neymar, Dunga juga secara tak terduga mencoret nama-nama beken di tubuh Selecao seperti David Luiz, Thiago Silva, Oscar, bahkan Marcelo yang baru saja memenangkan La Undecima bersama Real Madrid pun tak diajak. Dunga menampilkan banyak muka baru yang lebih fresh diselingi beberapa pemain senior untuk mendampingi termasuk Dani Alves dan Ricardo Kaka. Tim Brazil untuk Copa edisi terbaru ini justru lebih mirip tim untuk Olimpiade ketimbang tim Olimpiade itu sendiri. Pertanyaannya sekarang, bisa apa Brazil dengan skuad seperti ini?

[UPDATE] Info terbaru, Kaka resmi dicoret dari skuad ini karena cedera (02/06/2016). Tempatnya akan digantikan oleh pemain senior lainnya yakni Paulo Henrique Ganso atau yang lebih dikenal sebagai Ganso saja.

Skuad Brazil untuk Copa America Centenario:

Kiper: Diego Alves (Valencia); Alisson (AS Roma); Ederson (Benfica)

Bek: Marquinhos (PSG), Rodrigo Caio (Sao Paolo), Fabinho (AS Monaco), Douglas Santos (Atletico Mineiro), Gil (Shandong Luneng), Dani Alves (Barcelona), Filipe Luis (Atletico Madrid), Miranda (Wakil Kapten - Inter Milan)

Gelandang: Lucas Lima (Santos), Renato Augusto (Beijing Guoan), Willian (Chelsea), Luiz Gustavo (Wolfsburg), Rafinha (Bayern Munchen), Elias (Corinthians), Casemiro (Real Madrid), Kaka (Orlando City), Phillipe Coutinho (Liverpool), Ganso (Sao Paolo)

Striker: Gabriel (Santos), Jonas (Benfica), Hulk (Zenit St. Petersburg)

Gabriel 'Gabigol' Barbosa, Wonderkid yang diposisikan sebagai pengganti Neymar. Sumber: Goal

Jangan Remehkan Brazil!

Ya, seburuk apapun tim ini, mereka tetaplah sebuah tim besar yang memiliki deretan prestasi panjang yang belum bisa disamai tim manapun di benua Amerika Latin. Lihat saja Piala Dunia 2014, meski akhirnya dipermalukan Jerman, tak ada yang mengira mereka bisa melangkah sampai semifinal mengingat kondisinya saat itu tak lebih baik dari saat ini.

Sentuhan pertama Dunga di tim Selecao pada periode 2006-2010 berakhir cukup baik. Satu piala Copa America 2007 dan satu piala Konfederasi 2009 berhasil dipersembahkan. Sayang, tim Dunga I hanya bisa mencapai babak perempat final di Piala Dunia 2010, dihentikan Belanda yang tengah dalam top-form. Sudah jelas, CBF berharap dengan ditunjuknya kembali Dunga, dapat membangun kembali mental Selecao yang hancur pasca Piala Dunia 2014.

Satu nama yang mungkin tak boleh dilewatkan aksinya di tim Dunga II ini adalah Gabriel Barbosa, sang wonderkid yang digadang-gadang sebagai penerus Neymar. Penyerang berjuluk 'Gabigol' milik klub Santos ini bahkan sudah dihubung-hubungkan dengan Paris St. Germain sebagai pengganti Zlatan Ibrahimovic yang telah habis masa kontraknya. Terakhir, Gabigol mencetak satu gol saat Brazil mengalahkan Panama 2-0 pada pertandingan persahabatan hari Minggu lalu (29/05/2016), yang seakan menegaskan pada publik bahwa ia sudah lebih dari sekedar siap untuk menjadi suksesor Neymar.


Menurut Anda, akan sejauh apa langkah Brazil di Copa America Centenario ini? Berikan suara Anda di kolom polling di bawah ini.

Sampai Mana Pencapaian Brazil di Copa America 2016?





pollcode.com free polls
Share This :