hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

"Karena Tottenham di atas Arsenal Hanyalah Mitos"

"Karena Tottenham di atas Arsenal Hanyalah Mitos"
Meme St. Totteringham's Day kembali bermunculan di pekan terakhir Premier League 2015/2016. Sumber: Talksport

Meski pekan terakhir Premier League 2015/2016 diwarnai isu adanya bom di dalam stadion yang berakibat ditundanya pertandingan antara Manchester United vs Bournemouth, secara keseluruhan 9 pertandingan lainnya berjalan normal dan bahkan beberapa amat menarik. Dan salah satu yang paling banyak dibicarakan dan merobohkan dunia media sosial tak lain dan tak bukan adalah gagalnya lagi Tottenham Hotspur untuk bisa finish di atas musuh bebuyutan derby-nya, Arsenal. Bahkan sebagian besar pendukung Arsenal sendiri sebenarnya sudah pasrah bahwa untuk tahun ini mereka akan mengakui keunggulan Hotspur. Namun nasib manusia benar-benar unik. Siapa yang menyangka penampilan hebat Tottenham sepanjang musim justru berakhir antiklimaks. Christian Erikssen dkk dihancurkan 5-1 oleh tim yang sudah pasti terdegradasi, Newcastle United. Sementara disaat yang bersamaan, Arsenal justru mampu unggul telak 4-0 atas tim degradasi lainnya, Aston Villa. Sekali lagi dalam 20 tahun terakhir, The Lilywhites gagal menghindari kutukan St. Totteringham's Day.

"Ini adalah hari terburuk selama karir kepelatihan saya. Saya sepenuhnya bertanggungjawab dan minta maaf terhadap seluruh fans Hotspur" - Mauricio Pochettino

Harry Kane, Top Skorer EPL 2015/2016
Apakah itu St. Totterinham's Day? Ini jelas bukan hari libur nasional di Inggris sana melainkan hanya perayaan kecil yang dirayakan oleh para Gooners, sebutan untuk pendukung Arsenal, untuk merayakan kesuksesan tim kesayangan mereka finish lebih baik dari sang tetangga London Utara, Tottenham Hotspur. Mungkin benar apa yang dikatakan seorang teman saya, bahwa Tottenham bisa finish di atas Arsenal itu hanyalah mitos belaka, hehe....

Hadiah hiburan kecil untuk akhir yang antiklimaks bagi Tottenham ini adalah kesuksesan bomber utama mereka, Harry Kane, menjadi yang terbaik dalam jajaran pencetak gol terbanyak Liga Utama Inggris musim ini dengan torehan 25 gol. Hal ini patut dirayakan bagi publik Inggris khususnya karena inilah kali pertama sejak musim 1999/2000 pemain asli Inggris mampu kembali menjadi top skorer di negerinya sendiri. Kevin Phillips adalah pemain Inggris terakhir pada musim tersebut yang sanggup menjadi pencetak gol terbanyak.

Di tempat lain, Manchester City akhirnya berhasil menyegel tempat ke-4 dan lolos ke kualifikasi Liga Champions musim depan setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Swansea City (baca: Bak Ulangan Kisah 2012). Nilai akhir The Citizens sebenarnya masih bisa disamai oleh Manchester United yang belum bermain, namun Setan Merah membutuhkan kemenangan minimal 19-0 agar bisa menggeser City dari posisi ke-4, sesuatu yang rasanya sangat mustahil terjadi.

Inilah klasemen akhir English Premier League 2015/2016 (minus partai MU vs Bournemouth) seperti kami comot dari situs Whatsthescore.






Meme "Tottenham Has Fallen", parodi dari Film "London Has Fallen". Sumber: Bleacherreport
Share This :