hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Suatu Saat Aston Villa Mungkin Akan Menjadi yang Terbesar

Suatu Saat Aston Villa Mungkin Akan Menjadi yang Terbesar
Villa Park, markas Aston Villa, telah berganti pemilik dari Randy Lerner ke Tony Xia. Sumber foto: Mirror

Musim 2015/2016 menjadi salah satu musim terburuk Aston Villa dimana selain harus terjun bebas ke divisi Championship musim depan, tim yang pernah sekali memenangkan gelar Champions League ini juga banyak memecahkan rekor buruk atas nama mereka sendiri. Namun, dari sebuah sudut pandang yang berbeda, Anda bisa berharap bahwa keterpurukan The Villans musim ini justru bisa menjadi semacam lecutan dan dorongan untuk berubah ke arah yang lebih baik. Hanya beberapa saat lalu, Randy Lerner, pemilik saham terbesar Villa, akhirnya setuju untuk menjual salah satu klub paling tua di Inggris ini. Dr. Tony Xia Jiantong, Sang Pembeli, digosipkan sebagai sosok yang cukup ambisius dan sempat berkelakar akan membuat Aston Villa menjadi salah satu klub terbesar dunia!

Tony Xia, pemilik baru Aston Villa. Sumber: AVFC
Siapa itu Dr. Tony Xia? Menurut profil yang tersedia di laman resmi Aston Villa, Tony Xia adalah pebisnis asal Cina yang bergerak di bidang Bursa Saham. Dia adalah CEO dari Recon Group, sebuah perusahaan induk yang membawahi 5 perusahaan publik bertaraf internasional.  

Background pendidikan Tony Xia pun amat mentereng. Dia adalah 1 dari 25 pelajar terpilih (dari 1000 pelajar di seluruh dunia) yang akhirnya diberi kesempatan untuk menimba ilmu di Harvard University dan juga MIT, menandakan bahwa isi kepalanya amat encer. Sejak sepakbola Inggris dan terutama Premier League masa kini tak dapat dipisahkan dari hitung-hitungan bisnis, bisa jadi Tony Xia adalah orang paling tepat untuk diterjunkan di dalamnya.

Mengapa (bisnis) sepakbola yang akhirnya dipilih? Mengapa pula harus Aston Villa yang notabene sedang hancur? Jawabannya ternyata simple. Karena Tony Xia adalah penggemar sepakbola dan secara khusus menyebutkan bahwa Aston Villa adalah tim idolanya sejak bertahun-tahun sebelumnya. Klop!

Masa-masa terbaik Aston Villa, memenangi gelar bergengsi Piala Champions pada 1982. Sumber: Mirror

Ambisi Tony Xia tidak main-main. Dalam jangka pendek, tentu saja ia akan mengembalikan Aston Villa promosi ke Premier League musim depan. Nama Roberto di Matteo konon adalah yang paling santer diberitakan untuk diberi tanggungjawab mengangkat kembali The Villans (belum ada keputusan sampai tulisan ini dibuat). Sekalinya berhasil kembali ke EPL, Tony Xia akan membangun kembali kebesaran Villa di masa lalu di kancah Eropa, yang artinya target masuk 6 besar di liga adalah prioritas paling utama. Selain prestasi di Premier League, Tony Xia juga berambisi menjadikan klub yang bermarkas di wilayah West Midlands Inggris ini sebagai klub yang nantinya memiliki basis suporter terbesar di Cina. Wow!

Menilik dari sudut pandang bahwa kenyataannya ini adalah kali pertama Tony Xia bergelut di bisnis sepakbola, tidak sedikit yang meragukan akan kapasitasnya ataupun nasib Aston Villa nantinya. Namun jika menilik kesuksesan para miliarder kaliber dunia bermain-main di kancah Premier League seperti sebut saja Roman Abramovich di Chelsea dan atau Sheik Mansour yang sukses melambungkan citra Manchester City, bukan tidak mungkin di bawah kendali Tony Xia suatu saat nanti Aston Villa akan menjadi salah satu yang terbesar di Eropa bahkan dunia.

Menurut Anda, di bawah kerajaan Tony Xia, Apakah Aston Villa akan sanggup mentas di setahun pertamanya di Championship nanti? Silakan beri komentar atau ikuti saja polling di bawah ini. ☺

Apakah Aston Villa sanggup langsung promosi musim depan?
Ya
Tidak
myiq
Share This :