hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Sunderland Selamat, Sayonara Toon Army!

Sunderland Selamat, Sayonara Toon Army!
Patrick van Aanholt merayakan gol pembuka melawan Everton. Sumber foto: Dailymail

Ketika Sam Allardyce ditunjuk untuk memimpin The Black Cats pada 9 Oktober 2015 lalu, Patrick van Aanholt dkk hanya mampu mengemas 3 poin dari 8 game perdana yang telah dimainkan. Andai keadaan ini terus berlanjut, dengan hanya menghasilkan 0,37 poin per laga, Sunderland dipastikan akan terdegradasi lebih cepat dari Aston Villa. Untungnya manajemen Sunderland bergerak cepat. Mereka segera menunjuk Sam 'The Savior' Allardyce yang memiliki reputasi dan persentase lebih dari 97% selalu dapat membawa tim yang ditukanginya selamat dari degradasi. Dan itulah yang benar-benar terjadi semalam. Sunderland sukses membukukan kemenangan meyakinkan atas tamunya Everton tiga gol tanpa balas, dan memastikan diri akan tetap bertahan di Premier League musim depan. Luar Biasa!

Anda pastinya melihat bagaimana media olahraga khususnya sepakbola belakangan ini dipenuhi dengan berita tentang pekerjaan luar biasa yang dilakukan Claudio Ranieri bersama Leicester. Namun Anda juga perlu tahu, bahwa ada Sam Allardyce, sosok yang tak kalah luar biasanya yang dengan kemampuan manajerialnya yang mumpuni akhirnya mampu menjaga tim yang secara materi sudah buruk menjauh dari kehancuran. Secara jujur Allardyce bahkan mengakui bahwa ketika dirinya ditunjuk pertama kali untuk menukangi Sunderland, ia merasa was-was bahwa tim ini hanya memiliki striker yang 'sudah habis' dalam diri Jermaine Defoe (baca: Prediksi Sunderland vs Everton). Pada akhirnya Big Sam mensyukuri bahwa anggapannya itu salah.

Sunderland mengawali laga melawan Everton dengan keyakinan yang amat tinggi namun bermain sedikit hati-hati pada menit-menit awal. Alhasil tak ada peluang berbahaya selama lebih kurang 30 menit pertama. Gol pertama tercipta oleh freekick Patrick van Aanholt bersamaan dengan kiper Everton, Joel Robles, yang salah melakukan antisipasi. Seperti sudah bisa ditebak, gol ini membuat anak-anak Kucing Hitam bermain lebih santai dan tanpa beban. Benar saja, tak sampai 5 menit kemudian, Lamine Kone berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah. Everton yang seakan bermain tanpa hati karena memang sudah tak punya kepentingan apa-apa pada pertandingan ini, semakin tenggelam berkat gol kedua Kone di awal babak kedua. Skor 3-0 bertahan sampai akhir pertandingan dan memastikan Sunderland tetap bertahan di Premier League sambil mengirim Newcastle beserta Norwich City ke divisi Championship.

Highlights


Ada Apa Dengan Newcastle?

Kemenangan Sunderland atas Everton memastikan Newcastle terdegradasi. Sumber foto: Dailymail

Secara materi tim, bisa dibilang The Toon Army adalah tim terdegradasi paling komplit musim ini. Mereka sejatinya memiliki skuad yang cukup tangguh untuk setidaknya bisa bersaing di papan tengah. Namun ternyata itu tidak terjadi. Apa yang salah? Banyak pihak menyalahkan manajemen yang terus mempertahankan Steve McClaren meski terbukti mantan pelatih timnas Inggris itu gagal membuat anak-anak asuhnya berkembang.

Mirip dengan kisah Sunderland di atas, The Magpies juga mengawali liga dengan sangat buruk, hanya mengantongi 3 poin saja dari 8 game perdana, persis raihan The Black Cats. Yang membedakan, manajemen Sunderland segera bergerak cepat sementara manajemen Newcastle sepertinya terpaku pada kisah sukses masa lalu sang Pelatih. Ya, seperti kita tahu, Steve McClaren adalah sosok sukses yang mampu membawa Twente menjuarai Liga Utama Belanda beberapa tahun lalu, mengangkangi nama-nama besar negeri Kincir Angin semacam Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven. Namun sial, manajemen seperti lupa bahwa Eredivisie jelas amat berbeda dengan Premier League. Alih-alih segera memecat McClaren yang terbukti berkinerja buruk, Sang Gaffer malah dipertahankan hingga Maret 2016 alias setelah melahap 28 pertandingan. Ketika Rafael Benitez akhirnya masuk, semuanya sudah terlambat. Sang Pelatih asal Spanyol memang mampu membawa perubahan positif, namun sayang Georgino Wijnaldum dkk sudah telanjur ada dalam kubangan lumpur yang dalam.

Kemenangan Sunderland atas Everton pada Rabu malam membuat Newcastle United resmi kembali ke Championship Division setelah 7 tahun bertahan di Premier League. The Magpies turun kasta bersamaan dengan Norwich City yang semalam juga dipastikan menemani Aston Villa meski menang atas Watford. Sayonara, Toon Army!
Share This :