hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Inggris 1-1 Rusia : Mimpi Buruk Itu Belum Juga Enyah

Inggris 1-1 Rusia : Mimpi Buruk Itu Belum Juga Enyah
Adam Lallana kesal salah satu tendangannya masih bisa ditepis kiper Rusia. Sumber: Mirror

Cukup mengejutkan mengetahui fakta bahwa Inggris ternyata memang tidak pernah, catat, TIDAK PERNAH memenangkan sekali saja game perdananya di perhelatan Euro. Hasil imbang 1-1 melawan Rusia pada pagi dini hari tadi (12/06/2016) sejatinya sudah dapat diperkirakan meski tetap saja rasanya pasti menyesakkan saat kemenangan itu hanya berjarak beberapa detik saja dari jangkauan. Ya, berhasil unggul lebih dulu lewat tendangan bebas Eric Dier pada menit ke-73, Inggris sepertinya akan menorehkan kemenangan perdananya sampai entah bagaimana awalnya tiba-tiba saja kapten Rusia, Vasili Berezutski, seperti sebuah sihir yang melenakan, berhasil menanduk bola masuk ke gawang Joe Hart. Rusia berhasil menggagalkan keunggulan Inggris di menit ke 92! Mimpi buruk Inggris pada opening match Euro rupanya belum mau enyah.

Eric Dier mencetak gol free-kick spektakuler
The Three Lions sejatinya mengawali laga dengan baik, sangat baik, bahkan menurut hemat saya ini adalah salah satu performa terbaik Inggris dalam beberapa bulan belakangan ini. Memainkan pola 4-5-1, kedua sayap Inggris tampil begitu hidupnya. Raheem Sterling di sisi kiri dan Adam Lallana di sisi yang lain, dimana keduanya masing-masing mendapat bantuan hebat dari Danny Rose dan juga Kyle Walker, kepak-kepak sayap Inggris berkali-kali membombardir pertahanan Rusia tanpa kenal lelah. Di tengah, kapten Wayne Rooney menjawab keraguan semua orang. Mantan wonderkid Everton ini mampu menjadi center of the heart-nya Inggris dengan performa yang memesona. Rooney dengan lugasnya mampu menjadi filter pertama timnya terhadap serangan lawan, lalu disaat bersamaan menjadi pembagi bola yang nikmat bagi lini serang Three Lions. Benar-benar penampilan masterpiece dari suami Coleen Rooney tersebut. Saya yakin setelah melihat pertandingan semalam, seorang Jose Mourinho pun akan galau antara tetap membiarkan Rooney bermain di tengah, atau menuruti ambisinya mengembalikan Rooney sebagai dangerous predator, seperti impiannya di masa lalu.

Lallana menjadi salah satu performer terbaik Inggris
The Rock 'n Roll Lallana

Setelah peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, Gary Cahill langsung terduduk lemas di tengah lapangan. Sampai beberapa saat bek milik Chelsea tersebut tak segera beranjak dari arena pertandingan karena masih tak percaya kemenangan yang sudah ada di depan mata itu direnggut begitu saja. Namun Cahill, dan seluruh fans Three Lions seharusnya tak perlu terlalu bersedih. Salah satu sebabnya karena ternyata mereka memiliki sekelompok pasukan singa yang luar biasa. Dan Adam Lallana adalah satu yang patut mendapat kredit tersendiri.

Setahun yang lalu, Lallana hanyalah pemain tengah biasa dari Liverpool. Penampilannya sungguh mudah dilupakan seiring dengan penampilan The Reds yang hanya suka berkubang di papan tengah Premier League. Namun semuanya berubah setelah Juergen Klopp datang. Di tangan pelatih asal Jerman tersebut, Lallana seperti bertransformasi menjadi manusia baru. Pemain jebolan akademi sepakbola Bournemouth itu menjadi lebih beringas, lebih mobile, lebih powerful dan tentunya lebih mematikan. The old Lallana has died, the new one is born, Adam 'The Rock 'n Roll' Lallana! 

Kapten Rusia, Vasili Berezutksi, mencetak gol yang memastikan mimpi buruk Inggris tak pernah berakhir. Mirror

Satu-satunya performer dari tim Inggris yang tampil agak mengecewakan semalam justru Sang Manusia Tunggal di lini depan, Harry Kane. Meski penampilan pemain yang mendapat julukan 'HurriKane' tersebut tidak jelek sekali, namun setiap pergerakannya maupun positioning-nya sepertinya serba kurang tepat. Praktis, hampir tak ada peluang berbahaya Inggris yang dihasilkan kaki dan kepala Kane semalam. Hampir? Sepertinya memang tidak ada. Lebih aneh lagi, pelatih Roy Hodgson menempatkan Kane sebagai pengambil tendangan sudut?! Dikenal sebagai one of the most prolific striker in Europe, melihat Kane mengambil posisi di pojok lapangan benar-benar sulit dimengerti dan sungguh janggal. Walaupun memiliki rambut pirang yang mirip, oh ya Tuhan, Hodgson, dia bukan David Beckham! Saya pribadi sangat berharap eksperimen aneh ini tidak dilanjutkan opa Hodgson di game-game berikutnya.

Highlights Inggris vs Rusia

Well, meski menyesakkan, bagaimanapun juga hasil draw tidak seburuk kekalahan. Jika menilik penampilan para kontestan Grup B semalam, saya cukup yakin Inggris dapat melewati Slowakia yang beberapa jam sebelumnya berhasil dikalahkan Wales. Pertandingan melawan negara serumpun Wales-lah yang saya pikir akan menjadi kunci dan menentukan bagaimana nasib Inggris selanjutnya.
Share This :