hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Inggris 1-2 Islandia : Buah Kedajalan Roy Hodgson

Inggris 1-2 Islandia : Buah Kedajalan Roy Hodgson
Hannes Halldorsson, merayakan gol kemenangan timnya yang dicetak Sigthorsson. Sumber foto: UEFA

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dajal memiliki banyak arti yang kebanyakan adalah bersifat negatif. Dajal bisa berarti setan, penipu, pendusta, dan atau keras kepala. Aha, keras kepala, kata ini rasanya adalah yang paling pas untuk menggambarkan betapa dajalnya seorang Roy Hodgson. Dalam beberapa pertandingan Inggris sebelumnya, sudah cukup sering sebenarnya saya mengatakan betapa Inggris tak memerlukan Harry Kane (dan juga Raheem Sterling), yang anehnya terus diturunkan oleh Roy Hodgson. Meski figur Harry Kane memang penting sebagai top skorer English Premier League musim lalu, nyatanya penyerang Tottenham Hotspur itu sangat under perform sejak Euro 2016 dimulai. Dan Roy Hodgson dengan keras kepalanya terus memasangnya sambil berharap Kane dapat segera menemukan bentuk terbaiknya, yang sayangnya hal itu tak pernah terjadi. Lebih lucu lagi, Kane kembali diplot sebagai corner taker, yang sejak awal kompetisi skenario ini sebenarnya tak pernah benar-benar berjalan dengan baik. Ini seperti melihat Gabriel Batistuta atau Zlatan Ibrahimovic mengambil tendangan pojok. Sungguh janggal. Tapi ah sudahlah, apalah artinya tulisan saya ini yang tak mungkin dibaca seorang gentlemen seperti Roy Hodgson. Yang dapat saya katakan hanyalah, makan tuh buah kedajalanmu, Hodgson! ☺


Inggris sepertinya akan memenangkan laga dengan mudah ketika di menit pertama Raheem Sterling sudah dijatuhkan oleh kiper Hannes Halldorsson di dalam kotak penalti. Meski hadiah penalti ini agak berbau tak perlu, namun wasit sudah telanjur memberikannya. Kapten Wayne Rooney dengan lugas mampu memaksimalkan peluang emas ini. Gol! 1-0 untuk Inggris. Namun keriaan itu tak berlangsung lama karena hampir tepat semenit kemudian, Ragnar Sigurdsson yang berdiri sangat bebas di daerah kotak penalti Inggris, dengan mudah menyontek bola masuk ke gawang Joe Hart. 1-1. Nama terakhir ini juga patut mendapatkan kredit minus karena sepanjang laga sama sekali tak mampu memberikan rasa aman. Dalam beberapa kesempatan Hart bahkan terlihat bagai sosok yang culun ketimbang seorang kiper yang berkharisma. Siapapun pelatih Inggris pengganti Hodgson nantinya, saya harap kiper milik Manchester City ini sudah disingkirkan dari tahtanya sebagai The England's No.1.

Coba lagi di lain kesempatan ya, Inggris!
Tak sampai setengah babak pertama berjalan, petaka itu akhirnya datang juga. Satu tembakan keras dari Kolbein Sigthorsson tak dapat ditepis oleh Joe Hart dengan sempurna hingga akhirnya menggelinding begitu saja masuk ke dalam gawang. Gol! Skor 1-2 bertahan hingga usai dan memaksa Inggris pulang lebih awal. Ini jelas adalah salah satu biggest shock yang dapat terjadi di Euro kali ini. Islandia sendiri sebenarnya tak bermain terlalu istimewa, namun pemain-pemain mereka seperti selalu muncul di saat yang tepat untuk membuat gol. Pelatih Islandia, Lars Lagerback, sekali lagi membuktikan bahwa dia adalah obat mujarab untuk menangkal keagresifan tanggung ala Inggris. Selamat Islandia, Anda layak melaju ke perempat final!

"Ini adalah salah satu kekalahan terburuk Inggris. Inggris kalah oleh negara yang bahkan memiliki lebih banyak gunung berapi ketimbang pemain sepakbola profesionalnya" - Gary Lineker

Highlights Inggris vs Islandia
Share This :