hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Inggris 2-1 Wales : Rejeki Anak Sholeh

Inggris 2-1 Wales : Rejeki Anak Sholeh
Daniel Sturridge menciptakan gol penentu kemenangan 2-1 Inggris atas Wales. Sumber: Newsweek

Anak sholeh biasanya diam saja ketika disakiti. Anak sholeh biasanya tak melawan meski selalu mengalami ketidakadilan. Namun ketika kesempatan datang, seorang anak yang sholeh biasanya akan selalu mendapatkan ganjaran dan hadiah yang akan selalu membuat iri setiap orang. Rejeki yang hanya akan didapat oleh anak-anak yang sholeh. Itulah gambaran paling pas untuk Jamie Vardy dan Daniel Sturridge. Dengan kualitas yang mereka miliki, ditinggalkan tanpa semenit pun menyentuh lapangan pada game perdana Inggris melawan Rusia beberapa hari lalu adalah sebuah kezaliman yang berat. Namun tentu saja keduanya tak sakit hati, tak menyalak kepada Roy Hodgson yang telah memperlakukan mereka dengan semena-mena. Bahkan Vardy yang mesti kehilangan waktu bulan madu pernikahannya dengan Rebekah Vardy demi menjadi penghangat bangku cadangan Three Lions pun tak lantas membuatnya meradang, memasang muka masam pun tidak. Benar-benar anak yang sholeh.

Kesholehan kedua pemain yang sama-sama bersinar terang di Premier League musim lalu itu kembali diuji ketika Hodgson menurunkan starting line-up yang sama persis ketika Inggris ditahan imbang Rusia. Bukan keputusan yang salah sebenarnya mengingat penampilan Inggris dengan susunan pemain seperti ini mampu mendikte Rusia saat itu meski hasil akhirnya tidak sesuai yang diharapkan. Benar saja, Inggris mampu mendominasi permainan meski lagi-lagi, persis seperti game pertama, kesulitan menjebol gawang lawan. Harry Kane sebagai harapan terbesar Inggris sepertinya bermain dengan menyandang beban harapan yang terlalu berat di pundaknya sehingga penampilannya jauh dari kata mengesankan.

Bale mencetak gol spektakuler menaklukkan Joe Hart
Dan petaka itu datang beberapa menit menjelang turun minum ketika Gareth Bale berhasil melesakkan bola free kick dengan derasnya tanpa dapat dihentikan oleh Joe Hart. 1-0 untuk keunggulan Wales. Bale sukses membuktikan omong besarnya di media beberapa saat sebelum pertandingan bahwa tak ada satupun pemain Inggris yang layak berbaju Wales karena para pemain Wales memiliki hasrat untuk menang lebih besar dari Inggris. Komentar yang sempat mendapat kecaman dari berbagai pihak terutama publik Inggris itu untuk sesaat berubah menjadi kenyataan yang menakutkan bagi Three Lions. Bagaimana kalau ucapan Bale benar? Bagaimana kalau akhirnya Inggris benar-benar kalah dari Wales? Bukankah itu akan sangat menyakitkan, kalah dari negara yang bahkan masih dalam lingkup administrasi Kerajaan Inggris? Disinilah rejeki anak sholeh menunjukkan kesaktiannya.

Memasuki babak kedua, Roy Hodgson melakukan subtitusi penting yang akan membawa Inggris pada kemenangan. Harry Kane dan Raheem Sterling, dua singa Inggris yang tampil paling buruk di sepanjang babak pertama, langsung diganti bersamaan. Jamie Vardy dan Daniel Sturridge masuk ke dalam lapangan dengan gagah. Hanya 12 menit bermain, buah rejeki Jamie Vardy merekah. Vardy yang dalam sebuah skema serangan Inggris sebenarnya tertinggal dalam posisi offside, ternyata mendapatkan bola muntahan hasil buangan salah satu bek Wales. Bola yang menghampiri dirinya begitu saja tentu saja tanpa sungkan-sungkan ia sosor masuk ke dalam gawang Wayne Hennessey. 1-1. Inilah buah kesabaran, benar-benar rejeki yang nikmat. Sorak sorai pendukung Inggris pun kembali membahana.

Vardy merayakan gol penyeimbangnya. Sumber: Dailymail
Setelah gol Vardy, Wales praktis mengurung diri. Pada masa ini, Inggris bahkan sempat unggul posesi bola mencapai 70%. Sesumbar Gareth Bale di awal laga sepertinya sudah tak berlaku lagi. Memasuki menit ke-73, Roy Hodgson sekali lagi melakukan pergantian esensial. Adam Lallana, yang tampak sudah kehabisan energi karena bekerja paling keras sejak babak pertama, digantikan oleh Marcus Rashford, penyerang Manchester United yang kini resmi menjadi pemain termuda Inggris yang pernah merumput di Euro. Tak menunjukkan kecanggungan sama sekali bahwa dirinya masih sangat belia, Rashford mampu menyisir dengan sempurna sekaligus menghidupkan sayap kiri Inggris yang tak maksimal di babak pertama. Kalau Hodgson sedikit berani bertaruh, ia harus memainkan anak ini dan mencadangkan Raheem Sterling di pertangingan berikutnya.

Kehadiran Rashford rupanya menghasilkan turbulensi dahsyat di area pertahanan The Dragons. Anak muda ini, dengan waktu bermainnya yang sebentar, berhasil beberapa kali menusuk ke kotak penalti Wales dan menimbulkan kekacauan. Dan menjelang menit-menit akhir pertandingan, Daniel Sturride, si anak sholeh yang lain, sukses merangsek ke kotak 12 pas dan menari-nari dengan gemulainya untuk menembakkan bola secara terukur dan menaklukkan Hennessey. Gol! Inggris berhasil membalikkan keadaan dan memperbesar peluang lolos ke babak selanjutnya. The Three Lions akhirnya sukses membungkam mulut besar Bale. Oh, inilah rejeki anak sholeh. Nikmatnya sungguh tiada terkira. Roy Hodgson harus membuka matanya. Karena ketika harinya tiba, kekuatan rejeki ini sungguh tiada banding besarnya. ☺

Highlights Inggris vs Wales
Share This :