hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Kroasia 0-1 Portugal [AET] : Sebuah Kemenangan yang Buruk

Kroasia 0-1 Portugal [AET] : Sebuah Kemenangan yang Buruk
Ricardo Quaresma membawa Portugal melenggang ke perempat final Euro 2016. Sumber foto : UEFA

Dalam dunia poker, ada sebuah istilah yang disebut dengan Bad Beat. Bad Beat adalah istilah yang biasa digunakan ketika seorang player yang memegang kartu bagus namun pada akhirnya tetap kalah. Hal ini disebabkan karena pemain yang menjadi lawan tandingnya, memainkan permainan yang seolah-olah dia memegang kartu buruk padahal sebaliknya. Itu mungkin adalah gambaran paling tepat dari game Kroasia vs Portugal dini hari tadi. Kroasia jelas bermain dengan baik karena mereka memegang kartu baik. Mereka tahu dengan potensi yang mereka miliki, mereka bisa mengalahkan siapa saja dan mereka bermain dengan cara seperti yang seharusnya mereka lakukan. Namun yang dilakukan Portugal adalah kebalikannya. Meski memiliki potensi eksplosif yang hebat, sejak awal kompetisi mereka tidak pernah memainkan kartu mereka yang bagus. Mereka lebih memilih bermain dengan cara buruk, yang luar biasanya membuat lawan dan pertandingan itu sendiri menjadi tampak buruk juga, untuk kemudian dengan sedikit gerakan tipuan, mereka membuka kedok kartu mereka. Bham! They got the money!

Dalam dunia sepakbola sendiri, apa yang dilakukan Portugal dikenal sebagai taktik sepakbola negatif. Dengan penguasaan bola yang hanya 40%, yang dalam beberapa kesempatan sempat anjlok sampai 35%, ditambah dengan percobaan tembakan yang hanya 6 berbanding 17 milik Kroasia, nyatanya Portugal-lah yang justru keluar sebagai pemenang. Saat Ricardo Quaresma berhasil menanduk masuk bola muntahan hasil sepakan Cristiano Ronaldo di masa extra time yang hanya berjarak 3 menit saja dari peluit panjang berbunyi, Luca Modric dkk pun hanya bisa tertunduk lesu. Seluruh fans Kroasia tercekat. Bahkan penonton awam pun tak percaya, bagaimana mungkin tim yang bermain lebih baik, memegang kartu 'lebih baik', bisa kalah oleh tim yang tampak bermain setengah hati, tim yang bermain begitu buruk. Bagaimana mungkin? Bad beat, benar-benar sebuah kemenangan yang buruk.

Highlights Kroasia vs Portugal

Dengan kemenangan ini, Portugal akan menghadapi Polandia di perempat final, yang beberapa jam sebelumnya berhasil menundukkan perlawanan alot Swiss lewat kemenangan adu penalti. Bicara tentang pertandingan Swiss vs Polandia sendiri mengingatkan saya akan pertandingan final Europa League musim lalu antara Sevilla vs Liverpool. Seperti halnya Liverpool, Polandia bermain sangat bagus di babak pertama. Taktis, cepat dan banyak peluang-peluang berbahaya yang berhasil mereka ciptakan. Hasilnya, Jakub Błaszczykowski berhasil membawa timnya unggul lebih dulu setelah menerima umpan lezat dari Kamil Grosicki, sayap kiri Polandia yang bermain paling cemerlang di sepanjang babak pertama.

Aksi akrobatik Shaqiri saat melawan Polandia
Namun, memasuki babak kedua semuanya berubah. Polandia mengubah taktik dan bermain bertahan. Akibatnya, Swiss berhasil mengambil alih permainan. Persis yang terjadi pada pertandingan Sevilla vs Liverpool akhir musim lalu. Namun untungnya, atau sialnya bagi Swiss, mereka tak seklinikal Sevilla. Tak ada 3 gol balasan seperti yang dilakukan Los Rojiblancos. Kendati demikian, mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat sebuah gol yang mungkin saja nantinya akan dinobatkan sebagai gol terbaik turnamen ini, yakni tendangan salto Xherdan Shaqiri. Skor 1-1 bertahan selama 120 menit yang memaksa keduanya harus melewati babak adu penalti. Babak kedua juga menjadi panggung unjuk kebolehan kiper Lucas Fabianski yang berkali-kali menyelamatkan Polandia dari kekalahan dini.

Pada babak adu tos-tosan, pemain baru Arsenal, Granit Xhaka, menjadi satu-satunya pemain yang gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna. Akibatnya jelas, Swiss harus mengepak kopernya. Pertandingan perempat final antara Polandia vs Portugal nantinya kami harap akan dapat berjalan lebih seru, meski kemungkinan untuk itu hanya 50% mengingat Portugal sepertinya sedang mengadopsi gaya Yunani ketika menjuarai Euro 2004 dengan negative football-nya. Oh ya, dan ketika itu terjadi di Portugal dimana tuan rumah dikalahkan dengan cara yang licik, ilmu hitam dalam dunia sepakbola. Hmm, tampak berhubungan? Mungkin saja.

Highlights Swiss vs Polandia

Share This :