hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Laga Pembuka Euro 2016 : Daya Magis Kartu Wildcard

Laga Pembuka Euro 2016 : Daya Magis Kartu Wildcard
Absolute screamer. Payet mencetak gol kemenangan Perancis dengan gaya. Sumber: Sky Sports

Anda boleh percaya boleh tidak, namun setengah jam babak pertama berjalan, saya berkata kepada seorang teman saya, bahwa permainan Dimitri Payet tidak bisa menyatu dengan pemain lainnya. Dia seperti dimasukkan dalam tim hanya untuk mengambil freekick! Dan ternyata memang benar, Payet seperti kepingan puzzle liar yang tidak menyatu dengan puzzle lainnya, namun untungnya, keliaran itu ada dalam konteks yang positif. Dia seperti wildcard yang bisa ditempel dimana saja untuk menutupi lubang-lubang dalam tubuh timnya. Dan seakan seperti membenarkan teori ini, Payet benar-benar menjelma menjadi puzzle serbaguna yang sangat bermanfaat. Menjelang menit-menit akhir pertandingan, satu sepakan melengkung yang indah dari gelandang milik West Ham United tersebut menukik dengan tajam ke pojok kanan atas gawang Ciprian Tatarusanu. Tim Ayam Jantan akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan tipis 2-1 atas Rumania sekaligus memutus kutukan 16 tahun dimana tuan rumah Euro selalu gagal memenangkan pertandingan perdananya.

Suasana pembukaan Euro 2016 di Paris, Perancis.
Sekitar 20 menit sebelum kick-off, Stade de France membuka ritual pembukaan Euro 2016 dengan tema Moulin Rouge yang memanjakan mata. Barisan penari Can Can berdansa kesana kemari membuat atmosfer Euro kali ini sejenak diselimuti aura mistis pertunjukan kabaret ala Perancis. Namun suasana sontak berubah begitu David Guetta menunjukkan batang hidungnya. Maaf jika saya mengatakan ini, namun barisan hits yang dibawakan DJ paling terkenal di seantero Eropa itu bagi saya malah merusak suasana. Cukup, mulai saja pertandingannya! ☺

Seperti yang sudah diperkirakan, pertandingan perdana tidak akan mudah bagi siapapun. Layaknya seorang olahragawan yang kurang melakukan pemanasan, babak pertama diisi dengan kaki-kaki yang kaku dan permainan yang sama sekali jauh dari kata enak ditonton. Perancis bahkan hampir saja kebobolan lebih dulu pada menit ke-3 andai sepakan Bogdan Stancu yang menerima umpan dari corner kick tidak nyasar ke badan Hugo Lloris.

Memasuki menit ke-13, giliran Perancis yang menciptakan peluang emas. Sayang, tandukan Griezmann hanya menerpa tiang gawang setelah umpan Dimitri Payet gagal diamankan dengan sempurna oleh Vlad Chirices. Pada periode waktu ini, Payet sudah menciptakan 2 peluang yang dia hasilkan dari sisi lapangan yang berbeda, menggambarkan betapa puzzle atas nama dirinya siap menjadi pembeda.

Pada sekitar menit ke-36, Griezmann kembali mendapatkan peluang matang hasil kreasi, lagi-lagi, Dimitri Payet, yang sayangnya tembakan keras striker milik Atletico Madrid itu hanya meluncur tipis di samping kiri gawang Rumania. Setelah peluang ini, permainan berjalan standar hingga peluit turun minum dibunyikan. Perancis 0, Rumania 0.

reaksi Giroud saat mencetak gol perdana Euro 2016.
Memasuki babak kedua, sepertinya kaki-kaki para pemain dari kedua tim sudah mulai mencair. Permainan menjadi lebih rileks dan mulai enak dinikmati. Hasilnya, Rumania berhasil menciptakan sebuah peluang emas lewat sontekan Bogdan Stancu di dalam kotak penalti Perancis, yang sayang sekali kali ini terlalu lemah dan melebar.

Mulai dapat memberikan tekanan yang berarti sejak babak ke-2 dimulai, Perancis akhirnya memecah kebuntuan lewat tandukan Olivier Giroud berkat umpan, oh ya Tuhan orang ini lagi, Dimitri Payet, menyusul sang kiper Tatarusanu yang agaknya sedikit melakukan kesalahan dalam memperhitungkan datangnya bola. 1-0 untuk tuan rumah.

Kemeriahan publik tuan rumah rupanya hanya berlangsung sesaat karena sekitar 6 menit kemudian, Patrice Evra secara reflek mengangkat kakinya dan menjatuhkan Niculae Stanciu di dalam kotak penalti Perancis, hingga wasit Viktor Kassai asal Hungaria tanpa ragu menunjuk titik putih. Penalti untuk Rumania. Bogdan Stancu yang ditunjuk menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik, 1-1, skor kembali imbang.

Unstoppable Payet. Sumber : The Telegraph
Dan akhirnya daya magis kartu wildcard Dimitri Payet mencapai puncaknya di menit ke-89, saat tendangan kaki kirinya meluncur deras meninggalkan semua orang dalam ketermanguan. Kaki Tatarusanu seolah terpaku dalam-dalam di dalam tanah sehingga tak sempat bergerak ketika tiba-tiba saja bola sudah bersemayam di dalam gawangnya. Perancis unggul 2-1 atas Rumania hingga peluit panjang dikumandangkan.

Bukan Antoine Griezmann yang mencetak 24 gol liga sepanjang musim lalu, bukan Paul Pogba yang sejatinya adalah icon Perancis saat ini, bukan pula N'Golo Kante, yang digadang-gadang bakal bersinar terang di perhelatan Euro kali ini. Man of the Match pertandingan ini mutlak adalah milik Dimitri Payet, gelandang yang bahkan awalnya tidak begitu diperhatikan oleh Didier Deschamps. Payet secara luar biasa menciptakan 8 peluang matang, dimana jumlah tersebut hanya terpaut 1 peluang dari jumlah total yang dihasilkan 27 pemain lainnya yang bermain dini hari tadi! What a man! 

Highlights Perancis vs Rumania

Hasil ini jelas melegakan bagi publik tuan rumah. Setidaknya mereka kini bisa sedikit lebih rileks lagi menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sebaliknya bagi Rumania, hasil ini bisa berarti petaka. Meski mereka bermain cukup bagus, namun kekuatan Swiss dan Albania sebagai penantang berikutnya termasuk setara dengan kekuatan pasukan Anghel Iordanescu tersebut, menjadikan peluang mereka untuk menembus babak knock-out masih penuh dengan tanda tanya.
Share This :