hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Matchday 2 Grup C Copa America : Adios La Celeste!

Matchday 2 Grup C Copa America : Adios La Celeste!
Gol tunggal Salomon Rondon membuat Uruguay pulang lebih awal dari Copa America Centenario. Sbisoccer

Ketika suatu hal seringkali tak berjalan sesuai harapan, siapa yang patut disalahkan? Sejujurnya, tak ada. Jangan salahkan keadaan karena keadaan bisa berarti keberuntungan bagi tim lain. Venezuela memetik kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay dan memastikan diri lolos ke fase knock-out Copa America Centenario. Sebaliknya bagi La Celeste, kekalahan ini memastikan mereka harus mengucapkan salam perpisahan dengan kompetisi sepakbola antar negara tertua di dunia ini.

Suarez frustasi tak dimainkan. Sumber: Dailymail
Uruguay sepertinya memulai segalanya dengan salah. Absennya sang striker  utama, Luis Suarez, rupanya mempengaruhi mental bertanding seluruh punggawa La Celeste. Suarez bahkan dalam satu kesempatan menunjukkan emosi berlebihan karena sampai peluit akhir dibunyikan dirinya tak dimainkan oleh pelatih Oscar Tabarez. Untuk yang satu ini, Anda bisa menyalahkan staf pelatih Uruguay yang sepertinya tak memberitahu Suarez bahwa striker Barcelona itu sudah pasti tak dimainkan karena masih dalam masa pemulihan. Bahkan membiarkannya duduk di bangku cadangan adalah sebuah kesalahan. Tanpa striker yang pernah dihukum tak boleh bertanding untuk Uruguay karena menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 itu, pemegang medali juara terbanyak Copa America itu benar-benar bak macan ompong. Galak namun tak mematikan.

Tanda-tanda kejatuhan Uruguay sudah tampak sejak menit-menit awal tatkala barisan penyerang Los Criollos yang dipimpin oleh striker West Bromwich Albion, Jose Salomon Rondon, hampir berkali-kali lolos dari benteng pertahanan Uruguay yang dikomandoi oleh Diego Godin. Uruguay sendiri bukannya tanpa peluang. Kenyataannya, merekalah yang lebih menguasai jalannya pertandingan. Hanya saja, entah Dewi Fortuna yang enggan bersanding atau memang mereka sendiri yang 'kurang aqua', peluang-peluang yang diciptakan Gaston Ramirez dkk seperti menguap begitu saja. Satu peluang emas yang didapatkan Edinson Cavani di babak pertama pun masih mampu ditepis kiper Dani Hernandez.

Dan akhirnya petaka itu datang. Wing back Venezuela, Alejandro Guerra, melihat kiper Uruguay Fernando Muslera yang out of position, dan serta merta menembakkan bola sekencang-kencangnya. Tembakan ini masih dapat dimentahkan Muslera dengan susah payah. Namun sial bagi La Celeste, bola rebound berhasil disosor Salomon Rondon dan mendarat dengan mulus di gawang Muslera. 1-0 untuk keunggulan Venezuela.

Cavani, lagi-lagi gagal saat berbaju timnas. Dailymail
Memasuki babak ke-2, Uruguay makin beringas. Venezuela pun berhasil dipaksa terkurung di daerah pertahanan sendiri. Namun satu peluang emas justru didapatkan Los Criullos lewat sebuah serangan balik. Beruntung, sepakan Josef Martinez masih dapat digagalkan Muslera. Memasuki menit-menit akhir, lagi-lagi Edinson Cavani mendapatkan peluang sangat bagus. Striker milik Paris St. Germain tersebut berhasil merangsek ke kotak penalti Venezuela tanpa pengawalan yang menyulitkannya. Sayang seribu sayang, tembakan kerasnya malah melenceng beberapa inchi saja dari gawang Dani Hernandez. Peluang yang 95% seharusnya menjadi gol namun gagal dikonversi ini praktis meruntuhkan mental Uruguay. Cavani pun akhirnya menjadi kambing hitam kegagalan La Celeste. Tidak adil memang, namun nyatanya memang Cavani untuk kesekian kalinya gagal mentransfer performa bagusnya di klub ke tim nasional. Hasil akhir 1-0 bertahan hingga pertandingan usai.

Gol tunggal Salomon Rondon membuat dirinya menjadi pemain Venezuela pertama yang mampu selalu mencetak gol di tiga pagelaran Copa America. Kemenangan ini juga menjadi kemenangan pertama Venezuela atas Uruguay sejak 2006 atau sejak 9 pertemuan terakhir diantara keduanya di ajang resmi. Tim yang dulunya hanya terkenal sebagai produsen ratu-ratu kecantikan dan hanya berperingkat 77 FIFA (data ranking FIFA per 2 Juni 2016) itu berhasil menyingkirkan sang calon kuat juara, sang Raja Copa America dengan 15 gelarnya, tim yang masuk 10 besar tim terbaik dunia versi FIFA. Adios La Celeste!

Highlights Venezuela vs Uruguay

Venezuela akan menghadapi Meksiko di pertandingan terakhir grup untuk menentukan siapa yang lebih layak menjadi juara grup. Meksiko sendiri di pertandingan lain juga berhasil memulangkan Jamaika lewat kemenangan 2-0.
Share This :