hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Adam Clayton, Elemen Krusial Boro Menembus Rimba Premier League

Adam Clayton, Elemen Krusial Boro Menembus Rimba Premier League
Adam Clayton, siap memimpin lini tengah Middelsbrough jelang musim 2016/2017. Sumber foto: Tractor-Boys

Apa yang ada di pikiran Anda ketika mendengar nama Daniel Drinkwater? Mungkin, yang pertama kali terlintas adalah dia menjadi bagian penting Leicester City mengklaim posisi puncak Premier League musim lalu. Namun, bagi yang mengenalnya sejak masa pra remaja, pencapaian Drinkwater musim lalu adalah sebuah keajaiban, dongeng yang telah menjadi kenyataan. Bagaimana bisa demikian?

Sejak usia 9 tahun, Drinkwater adalah murid dari akademi sepakbola Manchester United. Beranjak remaja, Drinkwater kemudian secara pasti menjadi pemain reguler MU Under-18. Karirnya tampak semakin baik ketika memasuki usia senior, dimana ia juga bermain reguler di MU Reserved Team. Namun sayang, karirnya untuk Setan Merah berhenti sampai disana. Drinkwater tak pernah semenit pun bermain memakai baju kebesaran Red Devils di pentas teratas Liga Inggris.

Kendati demikian, MU tak pernah melepasnya karena melihat bakat yang baik dalam diri Drinkwater. Alhasil, gelandang yang tahun ini berusia 26 tahun tersebut dari musim ke musim, selalu dipinjamkan ke klub lain. Dari Huddersfield Town ke Cardiff City, lalu ke Watford dan Barnsley, hingga akhirnya pada musim panas 2012 dibeli secara permanen oleh The Foxes. Dan sisanya adalah sejarah. Drinkwater berhasil menjadi bagian penting Leicester dan mencengangkan para peragunya dengan memenangi piala Premier League. Dengan cepat, para pemain Leicester yang rata-rata tak bernama pun menjadi magnet tersendiri bagi para pebola lainnya. Tak terkecuali tentu saja Daniel Drinkwater, yang menjadi role model bagi pemain-pemain yang kurang beruntung, termasuk salah satunya pemain yang akan kita sorot kali ini, Adam Clayton.

Siapa itu Adam Clayton? Namanya mencuat seiring naiknya kembali Middlesbrough ke Premier League. Bagi penggemar sepakbola di luar Inggris, nama Clayton jelas masih asing. Namun bagi para pundit sepakbola negeri Ratu Elizabeth, Clayton disebut-sebut sebagai salah satu persona yang mesti diperhatikan di Premier League musim 2016/2017 mendatang.

"Siapa itu pemain yang berjenggot?" Tanya Aitor Karanka suatu kali kepada asistennya, pada pertandingan Middlesbrough vs Huddersfield Town musim 2013/2014. "Aku menyukainya. Aku ingin dia ada di timku", kenang Karanka perihal pertemuan pertamanya dengan Adam Clayton, yang saat itu masih menjadi pemain Huddesfield Town. Karanka tak pernah melupakan pertandingan itu. Musim berikutnya, ia benar-benar membuktikan ketertarikannya dengan menarik Clayton ke Middlesbrough.

Karanka & Clayton sebagai pelatih & pemain terbaik bulanan
Sama seperti Daniel Drinkwater, masa pra remaja Clayton juga dihabiskan di akademi sepakbola Manchester, tepatnya di sekolah yang sama sekali berseberangan, yakni akademi Manchester City. Sama seperti Drinkwater lagi, Clayton juga hanya mengenyam level junior bersama The Citizen. Ia tak pernah sekalipun diberi kesempatan membela City di Premier League meski sempat duduk di bangku cadangan. Lagi-lagi seperti Drinkwater, perkembangan karir Clayton lebih banyak dihabiskan sebagai pemain pinjaman, mulai dari Carlisle United, Leeds United (yang kemudian mempermanenkannya), Peterborough United, hingga MK Dons.

Namanya mulai diperhatikan setelah Huddersfield Town membelinya dari Leeds United. Selama dua musim membela The Terriers, Clayton mencatat 85 penampilan dan 11 gol, catatan yang akhirnya menuntunnya pada guru barunya Aitor Karanka. Bersama mantan pemain Real Madrid tersebut, Clayton berkembang lebih baik lagi. Meski jumlah golnya menurun drastis ketika berbaju The Boro, perannya untuk tim hampir-hampir tak tergantikan, persis seperti kata seorang pundit Sky Sports berikut ini:

"Bagi saya, Adam Clayton adalah player of the season-nya Championship Division. Dia patut mendapatkan penghargaan individual sejak mampu mengangkat The Boro yang sudah tujuh tahun mendekam di kubangan Championship. Dia tipe pemain yang mampu membuat tim yang tadinya kesulitan mencetak gol, menjadi tim yang berpacu dalam daftar top skorer" - Don Goodman.

Musim lalu, Adam Clayton membangun solid partnership bersama kapten The Boro, Grant Leadbitter, dan menjadi pasangan pemain tengah yang paling sulit dilewati di divisi Championship. Ya, alih-alih dibutuhkan sebagai goal getter, peran Clayton yang paling menonjol memang 'hanyalah' sebagai penyeimbang tim. Dia menjadi filter pertama tim terhadap serangan lawan, yang disaat bersamaan juga menjadi pembagi bola bagi seluruh pemain Boro di atas lapangan. Bagi sebagian orang mungkin perannya hampir-hampir tak terlihat, namun bagi pelatih, pemain yang identik dengan tato Buddha di lengan kirinya ini adalah elemen paling krusial yang dibutuhkan setiap tim.

Perbandingan Clayton vs gelandang papan atas Premier League yang setipe dengannya. Sumber: Squawka
Berada dalam salah satu dari 3 tim promosi Premier League musim ini yang dinilai paling ambisius, Adam Clayton sudah selayaknya mendapatkan perhatian serius dari setiap lawan-lawannya. Jika tidak, bukan tidak mungkin dialah yang akan meneruskan kisah fairytale yang telah ditorehkan Daniel Drinkwater musim lalu. Menurut Anda, apakah Adam Clayton dapat mentransfer penampilan bagusnya dari divisi Championship ke Liga Primer Inggris? Berikan komentar terbaik Anda. ☺
Share This :