hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Ambisi Dortmund Menjegal Dominasi Bayern Munchen

Ambisi Dortmund Menjegal Dominasi Bayern Munchen
Trio Schurrle, Goetze dan Reus siap memimpin skuad gress Dortmund. Sumber foto: 7mSports

Ambisi Dortmund Menjegal Dominasi Bayern Munchen - Kalau boleh jujur, sebenarnya judul ini agak sedikit berbau kontradiktif. Bagaimana tidak, dengan ambisi besar yang diusungnya, Die Borussien justru melepas 3 pilar utamanya beberapa musim belakangan ini. Matt Hummels yang malah dilepas ke rival terberat, Bayern Munich, juga Ilkay Gundogan dan Henrikh Mkhitaryan, yang dua-duanya dilepas ke Premier League Inggris. Jangankan mengharapkan ambisi menjegal Munchen, sebagian besar fans Dortmund sendiri agaknya pesimistis menatap peluang klub kesayangannya musim depan.

Ambisi besar itu rupanya terwujud dalam 8 rekrutan anyar Der BVB musim ini, termasuk tentu saja Si Anak Hilang, Mario Goetze. Sudah hampir menjadi cerita klasik tersendiri di kalangan fans Bundesliga, dimana Goetze, yang pernah menjadi pujaan publik Westfalenstadion di masa kepelatihan Juergen Klopp, dengan dingin kemudian tak mengacuhkan teriakan para suporter demi menerima pinangan sang musuh bebuyutan Bayern Munich. Para Borussen pun sakit hati. Goetze dituduh sebagai pengkhianat yang kejam, tak memiliki rasa malu. Para suporter garis keras Dortmund lantas seolah-olah mencoret nama Goetze dari lembar emas sejarah mereka. Goetze dianggap tidak pernah ada. Dan ketika akhirnya Goetze kembali ke klub yang telah membesarkan namanya ini, para suporter hanya menatapnya dengan dingin, seperti yang pernah ia lakukan dulu saat meninggalkan mereka.

Selain nama Goetze, yang menimbulkan polemik tersendiri yang memang sifatnya lebih personal ketimbang profesional, ada nama lain yang diharapkan mampu memberikan pengaruh instan dan tetap menjaga Dortmund tetap dapat berada di jalur juara. Dialah Andre Schurrle, yang ditransfer dari Wolfsburg senilai 30 juta Euro, menjadi rekor pembelian termahal Dortmund di bawah rezim Thomas Tuchel. Schurrle, yang semasa menjadi youngster pernah mendapat bimbingan dari Tuchel di Mainz, diharapkan mampu mengisi pos yang telah ditinggalkan Henrikh Mkhitaryan, meski secara statistik keduanya terlihat ada dalam kelas yang berbeda.

perbandingan statistik Schurrle vs Mkhitaryan musim 2015/2016. SumberL Squawka

Selain 2 nama di atas, 6 pemain lain yang berhasil didatangkan Dortmund sejauh ini memang rata-rata memiliki atribut di atas rata-rata yang mengikuti nama besarnya masing-masing. Ada Ousmane Dembele, pemain muda potensial milik Perancis yang diburu banyak tim-tim besar Eropa. Lalu ada Emre Mor, yang disebut-sebut orang sebagai Messi-nya Turki. Ada pula Sebastian Rode, yang sudah memiliki jam terbang cukup baik di Bundesliga, Mikel Merino, pemain muda Spanyol yang didapatkan dari Osasuna, hingga Marc Bartra, jebolan La Masia Barcelona yang rasanya akan memberikan opsi menarik untuk barisan belakang Die Borussien. Jangan lupakan pula Raphael Guerreiro, pemain yang mencuat berkat kekokohannya menjaga lini belakang Portugal hingga akhirnya berhasil membawa negaranya tersebut keluar sebagai yang terbaik di Euro 2016 yang baru lalu. Jadi, Apakah Borussia Dortmund sudah siap untuk menjegal dominasi Bayern Munchen?

Jika Anda bertanya pada saya, maka jawaban saya adalah, Tidak. Pemain-pemain baru yang berhasil didatangkan Dortmund memang menarik. Namun saya pikir, sebagian dari mereka masih terlalu muda, kalau tidak mau disebut masih terlalu hijau, untuk dapat langsung diandalkan sebagai tulang punggung tim. Saya kira, Dortmund masih butuh waktu dan proses yang lumayan panjang untuk dapat mematangkan skuad mereka saat ini. Pasukan Tuchel mungkin akan menyulitkan, namun untuk merusak dominasi Munchen, saya pikir masih jauh panggang dari api.

Kendati demikian, ambisi besar sudah telanjur dicanangkan. Seperti kata CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke, yang juga ingin menampilkan wajah yang berbeda di Liga Champions musim depan, The New Dortmund disebutnya sudah lebih dari siap untuk menatap musim baru Bundesliga, pun dengan ambisi menjegal dominasi Munchen. Die Schwarzgelben ist bereit!

sumber: 7msports


Ilustrasi kedatangan kembali Goetze yang disambut Marco Reus. The Real Bromance is back! Sumber: Goal

Share This :