hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Jerman 1-1 Italia [PK: 6-5] : Perang Taktik yang Cantik

Jerman 1-1 Italia [PK: 6-5] : Perang Taktik yang Cantik
Mesut Oezil dan kawan-kawan merayakan keberhasilan lolos ke semi final Euro 2016. Sumber foto: UEFA

Akhirnya! Begitu mungkin teriakan para pendukung Die Mannschaft setelah melihat tim kesayangannya akhirnya berhasil juga mengalahkan Italia di turnamen mayor. Nama Gli Azzuri yang selama ini selalu menjadi momok dan misteri yang susah dipecahkan, akhirnya sukses disingkirkan lewat sebuah laga yang ketat, saking ketatnya sampai-sampai pada babak adu penalti pun membutuhkan 9 eksekutor untuk menentukan siapa yang berhak melangkah ke semifinal. Ya, setelah bermain sama kuat 1-1 selama 120 menit, Jerman akhirnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah panjang turnamen sepakbola, berhasil menghentikan laju lawan terberatnya lewat adu tos-tosan. Selamat Jerman!

Pertandingan dimulai dengan tempo sedang yang lambat laun saya sadari keduanya sedang melakukan perang taktik di atas lapangan. Meski tak banyak peluang matang yang tercipta di sepanjang babak pertama, namun pertandingan sama sekali tak membosankan. Justru sebaliknya, duel yang tersaji dini hari tadi antara Jerman vs Italia benar-benar sangat cantik. Duel kelas atas dimana setiap operan dari kaki ke kaki bagai memiliki makna yang mendalam. This is the real high class game!

Thomas Mueller masih belum berhasil juga membuat gol
Meski datang dengan skema standar 4-4-2, nyatanya dalam praktik di atas lapangan Jerman terlihat seperti menggunakan skema 3-6-1, dimana skema ini sukses mengacaukan lini tengah Italia yang di sepanjang babak pertama terlihat berlari lebih banyak dan sering salah umpan. Kendati demikian, meski unggul dalam penguasaan bola, Jerman tak serta merta mendikte dan mengurung Italia. Disinilah perang taktik ini menjadi menarik. Jerman seperti tahu jika mereka menyerang Italia secara membabi buta karena unggul posesi, mereka sendirilah yang akan tamat. Jerman bahkan sesekali terlihat 'membiarkan' Italia mengambil alih permainan sembari terus mencari celah di pertahanan Gli Azzuri.

Hal yang sama rupanya dilakukan oleh Italia. Meski sesekali pasukan Antonio Conte berhasil merangsek ke area pertahanan Jerman, Italia tak lantas lupa daratan. Mereka dengan sadar segera kembali ke area pertahanan sendiri. Mereka sadar pertandingan kali ini ibarat bidak catur, sekali saja salah langkah, rusak sudah strategi yang diatur sejak jauh-jauh hari. Babak pertama pun akhirnya ditutup dengan skor imbang 0-0 saking tidak mau terjebaknya kedua tim ke dalam perangkap lawan. Interesting.

Lalu datanglah gol yang dinanti-nantikan itu. Lewat sebuah tusukan dari sayap kiri yang berhasil menembus area dalam pertahanan Italia, Jonas Hector berhasil mengirim umpan crossing mendatar yang tanpa ampun langsung disosor coming from behind Masut Oezil. Gol Jerman akhirnya tercipta oleh gelandang milik Arsenal yang sebenarnya seperti lebih banyak 'menghilang' di pertandingan ini ketimbang tampil istimewa seperti biasanya. Setelah gol ini, Jerman tampak lebih mudah membongkar pertahanan Italia hingga beberapa peluang emas tercipta. Sayang, pundi gol tak lagi dapat ditambah.

Selebrasi Bonucci setelah mencetak gol penyeimbang
Kemudian datanglah aksi 'menawan' itu. Seperti yang pernah saya tuturkan dalam sebuah opini saya di media sosial, sebuah tim, sebuah grup ataupun sebuah kelompok masyarakat, silakan sebutkan apapun yang Anda suka, akan selalu ada orang yang berperan sebagai Sang pemimpin, sang prince charming, sang asisten setia, sang komedian, sang licik, dan sang-sang lainnya lagi, yang biasanya membuat sebuah kelompok atau grup tadi menjadi komplit dan berwarna. Dan lalu munculah Jerome Boateng, sang petakilan dari kubu Jerman, yang entah apa yang dipikirkannya saat itu, tiba-tiba saja membuat gerakan konyol nan menawan, yang akhirnya membuat timnya sendiri gagal menaklukkan Italia dalam waktu normal 90 menit. Ya, berkat aksi aneh Boateng, Italia mendapatkan hadiah penalti yang membuat kedudukan menjadi kembali sama kuat, 1-1.

Kedua tim masih sempat melancarkan beberapa peluang matang di sepanjang babak tambahan, namun harus diakui keduanya juga sulit untuk melesakkan bola ke jala lawan. Menurut hemat saya, Gianluigi Buffon tampil lebih baik dari Manuel Neuer di babak adu tos-tosan, namun pada akhirnya para eksekutor-lah yang juga mengambil peran signifikan. Para pemain Jerman yang sedari awal memang tampak memiliki tingkat skill lebih tinggi, harus diakui memang lebih pantas untuk memenangkan pertandingan ini. Sekali lagi selamat Jerman untuk kelolosannya dan kemenangan perdananya atas Gli Azzuri di kancah internasional. Congratulations!

Highlights Jerman vs Italia
Share This :