hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Mutiara Terpendam Yang Belum Terjamah (dan Tentunya Murah)

Mutiara Terpendam Yang Belum Terjamah (dan Tentunya Murah)
Sofiane Boufal, satu dari sekian banyak bakat terpendam yang tak terpantau radar tim-tim besar. Sumber foto: The Guardian

Beberapa saat lalu, transfer guru Leicester City, Steve Walsh, memutuskan untuk pergi meninggalkan The Foxes dan kemudian menerima pinangan sebagai juru transfer baru Everton. Nama Walsh mencuat seiring bersinarnya nama-nama pemain yang dibawanya untuk Leicester hingga mampu mempersembahkan gelar juara musim lalu. Seperti kita tahu saat ini, nama-nama seperti N'Golo Kante dan Riyad Mahrez adalah rekrutan The Foxes hasil pantauan mata elang Walsh. Didapat dengan harga yang relatif murah, nilai jual Kante dan Mahrez saat ini jelas sudah meningkat berkali-kali lipat. Kante bahkan sudah 'laku' duluan dan bergabung dengan Chelsea dengan nilai transfer jauh di atas harga saat Leicester membelinya.

Masih adakah mutiara-mutiara terpendam lain seperti Kante dan Mahrez? Jawabannya tentu saja masih ada dan jumlahnya bisa jadi puluhan hingga ratusan. Mutiara-mutiara itu tak jarang terpendam cukup dalam karena tidak bermain di liga atau klub elit, hingga membutuhkan lebih dari sekedar mata elang para talent scouter untuk menemukannya.

Beberapa hari belakangan ini, banyak pemain dengan nama besar selalu dihubung-hubungkan untuk pindah ke tim yang juga lebih besar. Ada Alexandre Lacazette, Gonzalo Higuain yang bahkan sudah resmi menjadi pemain termahal Liga Italia Serie A, Edinson Cavani, hingga Paul Pogba yang kemungkinan besar akan memecahkan rekor transfer termahal dunia.

Namun, sejatinya ada banyak sekali pemain-pemain yang memang belum punya nama, namun secara statistik tidak kalah bagusnya dengan pemain-pemain bintang 5 di atas. Merekalah barisan mutiara-mutiara terpendam itu. Barisan pemain yang mungkin saja dibutuhkan tim-tim seperti Arsenal atau Manchester City, namun dengan harga yang jauh lebih murah. Berikut kami rangkumkan 5 pemain dengan skill di atas rata-rata yang memiliki data statistik mumpuni, namun entah kenapa tidak atau belum terpantau oleh tim-tim besar. Rangkuman ini kami ringkas dari data statistik yang dibuat oleh Squawka.

1. ALPHONSE AREOLA (Kiper)

Jika ada tim yang saat ini tengah membutuhkan seorang kiper muda dengan reflek cemerlang, mungkin nama kiper muda milik Paris St. Germain ini layak dijadikan bidikan. Musim lalu, Areola dipinjamkan ke klub Spanyol Villarreal dan ternyata mampu menjadi benteng yang tangguh sebagai the last man standing. Dengan total 32 penampilan sepanjang musim lalu bersama The Yellow Submarine, Areola mampu mencatatkan hasil 15 clean sheet, catatan yang bahkan lebih baik ketimbang Hugo Lloris atau David de Gea. Jadi, tunggu apalagi? Segera angkut pemuda ini!



2. DIEGO REYES (Bek Tengah)

Apakah Anda berpikir bahwa Gerard Pique itu seorang bek yang tangguh? Atau, jika Anda seorang Madriditas, pastilah menganggap Sergio Ramos sebagai salah satu pemain yang untouchables di lini belakang Los Merengues. Namun pemuda asal Meksiko ini, yang musim lalu bermain untuk Real Sociedad, ternyata memiliki statistik jauh di atas duo andalan tim nasional Spanyol di lini pertahanan tersebut. Ya, Diego Reyes akan mampu memberikan rasa aman terhadap setiap tim yang dibelanya, sejak kemampuan intercept maupun duel udaranya sangat menonjol, salah dua dari kemampuan seorang defender yang sangat dibutuhkan. Jika Anda mendengar bahwa Chelsea dan Manchester City saat ini terus memburu tanda tangan John Stones, yang membuat harga bek Inggris tersebut terus naik, mungkin akan lebih bijak jika mereka mau mendengar kata saya,,, mmm, maksud saya, mengalihkan perhatian kepada Reyes. ☺



3. JACK CORK (Gelandang)

Musim lalu, Eric Dier menjadi salah satu bagian penting Tottenham Hotspur untuk dapat bersaing di papan atas Premier League. Andai Juventus atau Bayern Munchen meminangnya saat ini, tentunya harga Dier tidak akan kurang dari 20 juta pounds. Atau jika seteru di Liga Inggris seperti Manchester United atau Liverpool yang menawarnya, Spurs mungkin saja malah akan menaikkan harganya hingga lebih dari 25 juta pounds. Disinilah nama Jack Cork muncul sebagai mutiara terpendam yang lain. Gelandang milik Swansea City ini ternyata memiliki statistik nan aduhai. Ia hampir unggul segalanya atas Dier dan bahkan tidak lebih buruk dari Granit Xhaka, gelandang mahal yang baru saja didatangkan Arsenal. Andai musim lalu ia bermain untuk tim besar, bukan tidak mungkin dialah yang berangkat ke Euro Perancis dan bukannya Eric Dier.



4. SOFIANE BOUFAL (Pemain Sayap)

Berusia 22 tahun dan bermain untuk klub Perancis, OSC Lille, oleh publik penggila Ligue 1 Boufal langsung diberi label sebagai the next Eden Hazard. Musim lalu, Boufal bahkan mencatatkan persentase drible sukses yang lebih baik dari mantan seniornya di Lille tersebut. Boufal bahkan mampu mengkreasikan peluang lebih banyak dari yang dilakukan Riyad Mahrez musim lalu, salah satu pemain yang didapuk sebagai yang terbaik di Premier League. Uniknya, tak seperti Hazard yang langsung terkenal di luar Perancis, nama Boufal seperti lenyap dari radar para pemandu bakat. Tim manapun yang mau bergerak untuk mendapatkan jasa pemain Perancis ini, dipastikan akan memiliki opsi serangan yang berbahaya karena Boufal memiliki kemampuan untuk mengobrak-abrik area pertahanan lawan, membuka ruang bagi teman-teman setimnya untuk dapat mengeksploitasi pertahanan musuh. Jadi, ada yang mau beli? :)



5. NICOLAS DE PREVILLE (Penyerang)

Untuk pemain ke-5 ini, saya paham mengapa namanya kurang populer di mata para pengamat. Dengan hanya mencetak 6 gol dari total 36 penampilan bersama Stade de Reims musim lalu di Liga Utama Perancis, untuk ukuran seorang striker, penampilan de Preville jelas tak menawan. Namun, mata uang selalu memiliki dua sisi, setiap kelemahan pastilah ada kelebihan, atau sebaliknya. Nicolas de Preville jelas bukan tipe striker finisher yang dicintai banyak orang seperti Zlatan Ibrahimovic ataupun Harry Kane misalnya. Gaya bermain Preville lebih mirip Shinji Okazaki di Leicester atau Nolito saat berbaju tim nasional Spanyol. Perannya lebih sebagai pelayan bagi striker utama atau membuka ruang bagi kompatriotnya di atas lapangan. Preville bahkan memiliki catatan intercept paling baik jika dibandingkan penyerang lain dari top 5 leagues. Dia tipe striker yang tak pernah lelah mengejar bola untuk keuntungan tandemnya di lini depan.


Itulah rangkuman 5 pemain berlabel mutiara terpendam yang saat ini harganya masih cukup murah jika ada yang mau membelinya. Tapi, jika petinggi klub membaca artikel ini, kami tak bertanggung jawab jika harga pemain-pemain ini tiba-tiba saja melambung. Oops. ☺
Share This :