hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Hull 2-1 Leicester : Dampak Krusial Kehilangan Kante

Hull 2-1 Leicester : Dampak Krusial Kehilangan Kante
Robert Snodgrass, Hull City vs Leicester City
Robert Snodgrass merayakan gol kemenangan yang dicetaknya di game perdana. Sumber: Followyoursport

Menyesal memang datangnya selalu terlambat. Claudio Ranieri saat ini mungkin harus menyesali keputusan Leicester menyerahkan N'Golo Kante ke Chelsea. Tanpa gelandang bertahan asal Perancis tersebut, Leicester sudah 2 kali mengalami kekalahan dalam 2 pertandingan resmi terakhir. Yang pertama melawan MU di kancah Community Shield, dan kemarin, kalah dari tim promosi Hull City dengan skor identik, 2-1.

Tanpa Kante, area pertahanan Leicester, terutama di area final-third, area yang musim lalu menjadi daerah kekuasaan Kante, menjadi terlihat lebih mudah dijajah lawan. Kebetulan, secara fisik pemain-pemain The Tigers lebih unggul, sehingga terlihat sekali presence yang kuat dari tuan rumah. Duet Drinkwater-King sebagai jangkar kembar di depan para bek kembali gagal melakukan tugasnya dengan baik untuk mengkaver area 3 perempat akhir lapangan ini. Ranieri harus melakukan sesuatu untuk mengatasi hal ini.

abel hernandez, adama diomande, hull 2-1 leicester
gol spektakuler Hull mirip anime Tsubasa. Mirror
Mengawali laga dengan menurunkan duet Jamie Vardy dan Ahmed Musa di lini depan, The Foxes seakan-akan siap untuk menyerang dengan kekuatan penuh. Namun kenyataannya tidak demikian. Baik Leicester maupun tuan rumah Hull sepakat untuk memainkan tempo sedang sambil mencari-cari kelemahan lawan. Vardy dan Musa memang sempat mengancam gawang Jakupovic, namun sayang serangan-serangan yang berasal dari duet ini lebih banyak off-target.

Petaka mulai datang menjelang turun minum tatkala Abel Hernandez dan Adama Diomande melakukan double overhead kick untuk menciptakan gol spektakuler ke gawang Kasper Schmeichel. Gol yang kemudian dijadikan meme oleh para netizen karena mirip gol ajaib dari anime populer Captain Tsubasa ini mengantar tuan rumah unggul lebih dulu atas sang juara bertahan Premier League.

Riyad Mahrez, Hull 2-1 Leicester
Riyad Mahrez mencetak gol lewat titik putih. Mirror
Leicester membalas lewat gol cepat di awal babak kedua melalui hadiah penalti, setelah Demarai Gray dijatuhkan di kotak terlarang. Keputusan wasit ini sebenarnya cukup sedikit mengganggu karena Gray bisa saja dinyatakan jatuh di luar kotak penalti. Namun ternyata wasit Mike Dean memberikan hadiah itu. Riyad Mahrez selaku eksekutor pun tak menyia-siakan kesempatan, 1-1.

Dan puncak dari dampak kehilangan Kante terjadi persis 10 menit setelah gol penalti Mahrez. Pemain-pemaih Hull dengan leluasa menduduki area pertahanan The Foxes untuk memborbardir gawang Schmeichel. Playmaker Hull, Robert Snodgrass, akhirnya menuntaskan serangan ini dengan satu sepakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras tanpa bisa diantisipasi kiper Kasper. Tuan rumah Hull unggul 2-1 hingga peluit panjang berbunyi.

Kekalahan ini jelas langsung menyudutkan Leicester dan Ranieri. Apakah Leicester bermain buruk? Apakah Hull bermain terlalu bagus? Jawaban dari semua pertanyaan itu saya pikir adalah tidak. Hull memainkan sepakbola yang mereka bisa dan kebetulan mereka melihat ruang kosong di area pertahanan lawan. Ranieri harus cepat menyadari bahwa duet Drinkwater dan Andy King tidak cukup ampuh untuk menjadi filter pertama tim, pun sebagai upaya pertama melakukan serangan.

hasil gameweek 1 EPL 2016/2017
Hasil lengkap 7 pertandingan pekan perdana Premier League, Sabtu (13/08/2016). Sumber: Premier League Official

Jika benar Nampalys Mendy didatangkan untuk menggantikan posisi Kante, maka Ranieri harus lebih berani memberi kepercayaan padanya. Terlebih lawan yang mesti dihadapi di pekan ke-2 nanti adalah Arsenal, satu-satunya anggota The Big Four yang musim lalu selalu dapat mengalahkan mereka dalam 2 kali perjumpaan. Jika Ranieri masih mencoba untuk memaksimalkan peran Drinkwater dan King sebagai filter kembar, kemungkinan besar mereka akan kembali menuai hasil pahit.


Share This :