hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Sane Datang, Ruang Tengah City Penuh Sesak

Sane Datang, Ruang Tengah City Penuh Sesak
Leroy Sane, Schalke 04, Manchester City
Leroy Sane menerima pinangan Manchester City dengan mahar 37 juta pounds. Sumber foto: Bleacherreport

Sejak tersebar berita bahwa Pep Guardiola memutuskan untuk mau menangani Manchester City pada pertengahan musim lalu, saya berkata kepada beberapa kawan saya, "guys, orang ini akan mengubah wajah sepakbola Inggris." Kata 'mengubah' disini bukan hanya dalam bagaimana Manchester City akan bermain, tetapi juga banyak aspek lainnya yang selama ini Inggris tampak inferior dibandingkan liga top lainnya. Dan salah satu aspek tersebut adalah daya tawar.

Leroy Sane, pemain muda Jerman yang musim lalu mendapatkan sanjungan tinggi baik dari pelatih, media ataupun suporter sepakbola secara umum, pada Selasa (2/8/2016) akhirnya membubuhkan tanda tangannya untuk berbaju Manchester City musim depan. Dalam wawancara penyambutan dirinya kemudian, sang wonderkid menyebutkan bahwa alasan terkuatnya untuk pindah ke Inggris adalah karena adanya sosok Guardiola.

"Saya sudah mengikuti berita-berita tentang Pep sejak dari Barcelona dan kemudian Bayern Munchen, dimana dari klub-klub tersebut dia mendapatkan pencapaian yang fantastis terutama dengan perkembangan pemain-pemain mudanya. Saya merasa, Pep bisa membuat saya menjadi pemain yang lebih komplit," ujar Sane memaparkan alasan utamanya menerima pinangan City dan menampik 2 lamaran raksasa lain yang sebenarnya memiliki daya tawar lebih tinggi, Bayern Munchen dan Real Madrid.  

Dari sana, kita bisa melihat bahwa Pep Guardiola sebenarnya sudah mulai mengubah wajah sepakbola Inggris. Dengan bermaksud tak merendahkan para manajer lainnya, saya sulit membayangkan Sane akan mau bergabung dengan City andai bukan Pep yang menjadi manajernya. Guardiola, mau diakui atau tidak, telah secara signifikan mengangkat daya tawar klub-klub Inggris, terutama dalam hal ini Manchester City tentunya.

Namun, masalah tentu tak berhenti disana. Kedatangan Sane, yang didatangkan dari klub Jerman Schalke 04 dengan nilai tak kurang dari 37 juta poundsterling, artinya akan menambah ruang tengah City, yang sebelumnya sudah dijejali pemain-pemain berkelas, akan menjadi penuh sesak. Satu nama yang diyakini banyak orang akan tersingkir tak lain adalah Raheem Sterling, bintang lokal Inggris yang berposisi sama dengan Sane. Bahkan, Jesus Navas dan Samir Nasri pun juga dapat tersingkir karena Sane disebut-sebut memang dapat beroperasi pada banyak posisi terutama posisi yang ditempati pemain Spanyol dan gelandang Perancis tersebut.

Sane vs Sterling
Data statistik Leroy Sane vs gelandang Manchester City yang lain. Sumber: Oulala

Dari data statistik yang dibuat Oulala di atas, terlihat jelas bahwa Sane unggul cukup jauh atas apa yang dapat ditawarkan oleh Sterling. Jika Sterling musim ini tak dapat berkembang, bukan tidak mungkin pemain yang juga gagal bersinar di pentas Euro 2016 itu yang akan pertama kali tersingkir oleh kedatangan Sane, pemain yang secara usia tidak berbeda jauh dengannya. Setidaknya itu yang diprediksi banyak pundit dunia saat ini.

Namun seperti yang berkali-kali saya bilang sebelumnya, satu liga secara signifikan sangat berbeda dengan liga lainnya. Bintang yang begitu bersinar di satu liga belum tentu dapat memunculkan sinar yang sama di liga lain. Jika Anda ingin meminta daftarnya, saya katakan saja daftar pemain bintang yang gagal bersinar di liga lain amatlah panjang.

Kendati demikian, tak dapat ditampik bahwa Leroy Sane jelas adalah sebuah talenta yang sangat berharga. Kelebihan utamanya terletak pada pace-nya yang luar biasa cepat, kemampuan men-take ons bek lawan yang aduhai, visi tajam, serta kemauan bekerja sama dengan penyerang lain, alias tak egois, yang patut diacungi jempol. Berada di bawah binaan Guardiola, seperti yang diharapkannya, Sane memang seharusnya dapat berkembang menjadi pemain kelas A yang menawan. Apakah Anda setuju?

Share This :