hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Arsenal vs Chelsea : Antara Performa, Rekor dan Wasit

Arsenal vs Chelsea : Antara Performa, Rekor dan Wasit
Granit Xhaka, Prediksi Arsenal vs Chelsea, GW6 EPL 2016/2017
Kemampuan Granit Xhaka untuk menciptakan key-passes akan sangat krusial jelang pertandingan melawan Chelsea

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Itu adalah hal yang manusiawi. Dalam ranah sepakbola, kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh manusia juga sering terjadi. Dan satu sosok yang diberi tanggung jawab untuk melakukan kesalahan seminim mungkin di atas lapangan adalah sang pengadil alias wasit. Seorang wasit harus memiliki kepribadian yang tegas, cermat dalam menilik setiap kejadian di atas lapangan, dan membuat keputusan yang seadil-adilnya di tengah situasi panas diantara dua kubu yang tengah bertarung. Satu keputusan 'salah' dari seorang wasit akan mampu mengubah situasi yang tadinya menguntungkan bagi satu tim, menjadi bencana bagi tim tersebut.

Jose Mourinho adalah salah satu pelatih yang dikenal paling vokal terhadap setiap keputusan wasit, terutama tentu saja ketika timnya dirugikan. Well, tak hanya Mourinho, saya pikir hampir semua pelatih setidaknya pernah mengeluhkan kinerja wasit. Tunggu, apa hubungan kinerja wasit dengan pertandingan big match yang akan kita bahas kali ini? Saya tak berani mengatakan ini sangat berhubungan. Saya hanya akan memaparkan sejumlah fakta dan silakan Anda nilai sendiri saja.

Michael Oliver adalah wasit yang telah ditunjuk untuk memimpin pertandingan antara Arsenal vs Chelsea malam minggu ini. Untuk Anda tahu, Oliver adalah wasit termuda yang pernah bertugas di Premier League, tepatnya saat ia berusia 25 tahun, pada tahun 2010 yang lalu. Oliver juga tercatat sebagai wasit termuda yang pernah memimpin pertandingan di Wembley Stadium (23 tahun), asisten wasit termuda, serta oficial keempat termuda di Premier League. Prestasi yang cemerlang.

Michael Oliver, Prediksi Arsenal vs Chelsea, GW6 EPL 2016/2017
Michael Oliver, penentu hasil akhir pertandingan?
Namun, deretan prestasi itu mungkin tak terlalu menarik bagi Arsenal. Meski mungkin hanya kebetulan, nyatanya Arsenal lebih sering kehilangan angka saat Oliver bertugas sebagai pengadil utama. Dari total 13 kali kesempatan memimpin pertandingan yang melibatkan Arsenal, Oliver hanya 'menghadiahi' The Gunners dengan 5 kemenangan. Sementara untuk Chelsea, dimana Oliver secara kebetulan juga telah memimpin 13 pertandingan untuk The Blues, Chelsea tidak pernah kalah. Ya, tidak pernah kalah!

Oke, mungkin sedikit tidak adil dan terlalu mengada-ada jika kita mempertimbangkan hasil akhir pertandingan dari sudut pandang seperti itu. Toh nyatanya rekor pertemuan antara The Gunners vs The Blues sendiri, terutama dalam 5 musim terakhir, terhitung cukup berat sebelah. Pasukan Arsene Wenger sudah tidak pernah menang atas rival sekotanya ini dalam 9 pertemuan terakhir di kancah liga. Lebih parah lagi, Arsenal hanya sanggup melesakkan 1 gol dalam 5 pertemuan terakhir di Emirates Stadium. Tiap kali menghadapi Chelsea, Arsenal tampak seperti terpenjara di hadapan pendukungnya sendiri.

Satu-satunya yang dapat diandalkan Arsenal menjelang lawatan sang bitter rival malam nanti adalah performa moncer mereka sendiri. Sejak dikalahkan oleh Liverpool di pertandingan pembuka liga musim ini, Mesut Oezil dkk sudah tidak lagi kalah dalam 6 pertandingan berikutnya di semua ajang. Dalam kurun waktu tersebut, The Gunners juga berhasil melesakkan total 14 gol alias rata-rata lebih dari 2 gol tiap pertandingan. Ini jelas menjadi modal yang bagus mengingat rekor buruk mereka atas Chelsea.

David Luiz, Prediksi Arsenal vs Chelsea, GW6 EPL 2016/2017
Arsenal harus mampu menekan area yang dijaga Luiz
Keuntungan yang lain bagi Arsenal, lini belakang Chelsea masih 'hanya' akan dijaga oleh David Luiz. Sejauh ini, Luiz seringkali menjadi biang timnya kebobolan. Mulai dari ditahan imbang Swansea City, dikalahkan Liverpool, hingga hampir tersingkir oleh Leicester City di kancah Piala Liga yang baru lalu, David Luiz selalu menampilkan kecerobohan yang sama hingga timnya selalu kebobolan. Dari poin ini, seharusnya Arsenal bisa memanfaatkan dan kalau perlu mengeksploitasi sisi yang dijaga oleh Luiz. Jika di depan Luiz ada tembok bernama N'Golo Kante, Granit Xhaka bisa dimanfaatkan untuk melepaskan umpan-umpan terukurnya.

Pertanyaannya untuk Chelsea, mengapa David Luiz yang notabene sering melakukan blunder tetap dipertahankan dan bahkan ditebus dengan harga yang sangat mahal? Jawabannya bisa jadi antara terpaksa karena tidak ada pilihan lain dan atau karena kemampuan passing-nya yang di atas rata-rata. Ya, meski terkenal sering terlambat menutup area pertahanan, Luiz dikaruniai skill melepaskan long pass yang aduhai. Tidak jarang, umpan jauh yang dikreasikan Luiz berbuah gol. Saya bahkan sering berdiskusi dengan teman bahwa mungkin Luiz ini akan sangat cocok andai diplot sebagai deep-lying playmaker ketimbang mempertahankan kecerobohannya sebagai bek tengah.

Konklusi terakhir, dengan performa terkini, saya berharap Arsenal dapat memutus rantai kutukan atas Chelsea dan memenangkan derby London ini. Namun, mengingat begitu banyaknya faktor non-teknis yang seringkali ingin ikut campur dalam memutuskan jalannya pertandingan, Arsenal bisa saja akan kembali terjegal di rumah sendiri. Ini adalah jenis pertandingan dimana tim yang bermain lebih baik belum tentu akan memenangkan petandingan. Ini adalah jenis pertandingan yang mana hasil akhirnya bisa akan sangat mengejutkan. Ini adalah jenis pertandingan dimana skill tinggi, performa bagus, rekor mentereng hingga dukungan ribuan suporter pun belum mampu menjamin kemenangan. Ini adalah duel maha panas dimana Anda wajib menjadi saksi sejarahnya. Don't miss it!

Prediksi skor Arsenal vs Chelsea : 2-2
Share This :