hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Alvaro Morata ke Chelsea : Pilihan Tepat atau Terpaksa?

Alvaro Morata ke Chelsea : Pilihan Tepat atau Terpaksa?

Beberapa saat setelah musim lalu berakhir, beredar kabar mengejutkan tentang 'SMS mesra' Antonio Conte yang meminta putus hubungan dengan Diego Costa. Kabar ini jelas mengejutkan karena Costa musim lalu jelas-jelas termasuk yang paling berjasa mengantarkan Chelsea meraih mahkota juara Premier League. Bahkan ketika parade juara digelar, Costa jugalah salah satu member The Blues yang terlihat paling bersemangat. Ada apa dengan hubungan Conte-Costa hingga keduanya terlihat seperti sedang bersitegang? Saya jelas tidak tahu, namun dari kacamata awam, apa yang dilakukan Conte itu sungguh jahap! Andai saya adalah Costa, saya pasti sangat sakit hati.

Dan waktu pun berlalu. Menjelang musim baru bergulir, Chelsea harus mencari striker anyar pengganti Costa. Nama Romelu Lukaku adalah satu yang paling santer dikaitkan dengan Chelsea lantaran pencapaian sang predator asal Belgia yang makin bagus dari musim ke musim. Namun apa mau dikata, The Blues kemudian ditelikung karena akhirnya Lukaku justru mendarat ke Manchester United. Sampai menjelang dimulainya masa pra musim, Chelsea tak kunjung mendapatkan pengganti Costa sampai-sampai muncul meme yang menggambarkan Conte perlu minta maaf ke Costa agar mau kembali bermain sepenuh hati meski telah ia sakiti. Ah, tapi ternyata hal itu tak pernah terjadi. Conte rupanya tetap lebih memilih mencari pengganti Costa daripada harus merengek-rengek minta pengampunan padanya.

Dan doa itu akhirnya terjawab juga. Chelsea akhirnya resmi mendapatkan Alvaro Morata setelah Real Madrid setuju melepasnya dengan mahar mencapai 60 juta pounds. Yang unik, nama Morata sebelumnya juga sempat dihubung-hubungkan dengan Manchester United sebelum akhirnya mereka lebih memilih mempermanenkan Lukaku. Kedatangan Morata rupanya mendapatkan reaksi negatif dan positif yang sama besarnya. Apakah dia pilihan tepat untuk The Blues? Ataukah ini hanya jalan yang terpaksa diambil karena hampir tak ada lagi opsi penyerang berkualitas yang tersedia di pasaran?


Sudah disukai Conte saat diboyong ke Juventus
Men-judge Morata bakal gagal di Chelsea rasanya akan keterlaluan dan kasar. Namun menganggapnya akan langsung sukses bersama The Blues juga rasanya terlalu berlebihan. Kenyataannya adalah, sampai di usianya yang telah 24 tahun sekarang ini, Morata belum pernah benar-benar dipercaya menjadi penyerang utama tim. Dari Real Madrid kemudian pindah ke Juventus dan kemudian balik lagi ke Real Madrid, Morata selalu menjadi pilihan kedua atau sesekali sengaja dijadikan super-sub. Banyak yang mengakui hal tersebut terjadi bukan lantaran karena Morata jelek atau di bawah standar, namun karena pria Spanyol yang baru saja menikah itu memiliki atribut lengkap yang membuatnya cocok dimainkan dalam berbagai macam peran.

Jika Lukaku dan Costa adalah tipikal striker sejati pengusung nomor punggung 9, dimana insting gol mereka sangat tajam dan kehadirannya begitu menghantui barisan belakang pemain lawan, maka Morata adalah tipe striker yang sama sekali berbeda. Andai diperbolehkan, nomor punggung yang cocok untuk Morata adalah 9½, dimana gol seakan-akan tak selalu menjadi tujuan utamanya kendati diplot sebagai ujung tombak. Morata cukup fasih berperan sebagai poacher, wall, pun seorang defensive forward. Di satu sisi, Morata bukanlah tipikal striker yang patut diwaspadai karena pergerakannya tampak tak membahayakan, namun di lain waktu berikutnya, ia bisa saja menjadi kartu AS timnya justru karena keberadaannya yang tak diperhatikan tersebut.

Jadi pertanyaannya sekarang, apakah Chelsea sudah tepat merekrut seorang Alvaro Morata? Jika sedikit melihat ke belakang sejarah The Blues, terutama sejak kedatangan Roman Abramovich, barisan depan Chelsea sejatinya lebih cocok jika dipimpin oleh seorang lethal striker. Nama Didier Drogba jelas yang terdepan di daftar ini, dan tentu saja Diego Costa, yang dengan arogansinya saya pikir adalah sosok paling tepat ada di barisan terdepan Chelsea. Morata? Agak sulit memprediksikan apakah ia akan sukses bersama The Blues atau tidak. Namun sebagai awal, saya pribadi memperkirakan Morata akan membuat catatan di sekitaran 12 gol dan 5 assists. Jika dibandingkan, mungkin pencapaiannya akan seperti Olivier Giroud di Arsenal. Bagaimana menurut Anda?
Share This :