hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Review Pekan Ke-2 EPL 2017/2018

Review Pekan Ke-2 EPL 2017/2018

Pekan ke-2 Premier League resmi berakhir tadi malam setelah Everton berhasil menahan imbang tuan rumah Manchester City 1-1. Seperti biasa, kami akan mencoba mengulas peta kekuatan tim-tim EPL di pekan kedua ini menurut versi kami. Silakan komen di kolom yang sudah disediakan untuk mendiskusikan tim-tim kesayangan Anda.

Swansea 0-4 Manchester United
Meski penampilan MU tak segarang di pekan pertama, namun 4 gol yang berhasil mereka lesakkan dan mampu kembali menorehkan clean sheet sudah cukup membuktikan bahwa MU memang layak bersaing memperebutkan gelar juara musim ini. Satu masalah laten yang mungkin harus segera diselesaikan oleh Jose Mourinho adalah memberi menit bermain lebih untuk Anthony Martial. Penyerang Perancis yang belakangan malah hanya jadi pilihan kedua setelah Marcus Rashford ini terlalu sayang sebenarnya kalau hanya menjadi super-sub. Dua gol dan 1 assist yang berhasil ia torehkan meski bermain tak genap 1 jam selama 2 pekan, membuktikan bahwa ia mengalami perkembangan yang layak untuk ditampilkan sebagai starter.

Stoke City 1-0 Arsenal
Salah satu penampilan paling mengecewakan dari jajaran top six pekan ini adalah Arsenal. Menghadapi tim yang di atas kertas dapat mereka kalahkan dengan mudah, nyatanya justru The Gunners-lah yang tampil lesu bak kekurangan darah. Hal ini diperparah dengan eksperimen aneh yang dilakukan oleh Arsene Wenger dengan menempatkan sejumlah pemain di posisi yang tidak biasanya. Satu kesalahan kecil sudah cukup untuk menghukum Arsenal, yang lagi-lagi saya pikir tidak layak bersaing memperebutkan apapun di musim ini.

Huddersfield Town 1-0 Newcastle United
Berstatus juara Championship musim lalu, juga sebagai sebuah tim yang pernah memiliki nama besar di masa lampau, plus dimanajeri seseorang yang pernah memenangkan gelar Liga Champions, nyatanya sama sekali tak menjamin Newcastle tampil arogan. Mereka bermain begitu buruknya seakan-akan semua status yang disandangnya di atas tak berarti apa-apa. Saking buruknya penampilan The Toon Army, tuan rumah Huddersfield yang sebenarnya juga tak bermain terlalu baik, masih bisa tampak jauh lebih baik dan akhirnya memenangkan pertandingan yang memang layak mereka menangkan. Jika tak segera berbenah, bukan tak mungkin Newcastle akan kembali berkutat di kubang yang sama yang mereka jalani musim lalu.

Tottenham Hotspur 1-2 Chelsea
Big Match pekan ini. Pertandingan ini menandai Wembley Stadium sebagai rumah baru Tottenham secara sementara, karena White Hart Lane harus direnovasi secara total. Namun, seperti yang sudah pernah saya katakan sebelumnya, Wembley sepertinya tak memberikan aura magis yang dibutuhkan Tottenham untuk mencoba meneror tamunya. Meski tentu saja hal semacam itu hanya wacana bisik-bisik semata, namun faktanya di atas lapangan Harry Kane cs gagal mendikte Chelsea. The Blues seperti sudah bersiap diri seminggu sebelumnya untuk meredam titik-titik serangan yang mungkin dilakukan oleh Hotspur. Bahkan sebiji gol The Lilywhites di pertandingan ini, hanyalah sebuah hadiah karena Michy Batshuayi mencetak gol bunuh diri. Andai Tottenham tak segera berdamai dengan rumah barunya, saya khawatir justru mereka akan mengalami degradasi prestasi jika dibandingkan musim lalu.

Manchester City 1-1 Everton
Wayne Rooney menandai karir gemilangnya dengan menorehkan gol EPL ke-200 sepanjang karirnya dengan menjebol gawang Ederson. Bahkan dewa gol semacam Didier Drogba maupun Thierry Henry tak mampu melakukan pencapaian yang ditorehkan oleh Rooney ini. Hanya ada nama Alan Shearer penyerang paling subur di EPL dengan total 260 golnya. Mungkin agak sulit bagi Rooney untuk mengejar catatan ini meski bukan tak mungkin juga. Secara performa City jelas tak inferior. Mereka tetap bermain dengan bagus namun bagaimanapun juga Everton adalah musuh tradisional yang memang susah untuk ditundukkan. Ini bukan salah mereka. Pertemuan kedua tim ini di reverse fixture nanti sepertinya akan menjadi kunci siapa yang pantas finish lebih tinggi.
Share This :