hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Review Pekan ke-4 EPL 2017/2018

Review Pekan ke-4 EPL 2017/2018

Pekan ke-4 masih menjadi penanda Manchester United berada di puncak klasemen meski kini hanya unggul selisih gol, sementara Frank de Boer resmi diberhentikan dari tugasnya sebagai pelatih Crystal Palace menyusul hasil selalu kalah dalam 4 pertandingan awal musim ini. Frank de Boer pun resmi menjadi pelatih EPL sepanjang masa dengan masa jabatan tersingkat, sekaligus tak pernah melihat timnya berhasil mencetak gol. Inilah beberapa review pertandingan gameweek 4 Premier League versi kami.

Manchester City 5-0 Liverpool
Jika Anda bertanya pada para penjudi bola tentang pertandingan ini, saya yakin beberapa dari mereka akan bilang bahwa pertandingan ini sudah diatur. Match fixing. Tentu saja, Anda dapat mengabaikan pendapat ini. Namun jika melihat pertandingan di atas lapangan, anggapan itu bisa jadi kebenaran yang terselubung. The Reds bermain bak tanpa darah. Lesu. Ini bukan seperti Liverpool yang biasanya saya lihat. Memang benar Mohamed Salah dkk. beberapa kali melakukan serangan, namun kebanyakan monoton dan jauh dari kata bahaya. Kartu merah yang diterima Sadio Mane membuat keadaan jadi lebih buruk untuk Liverpool. Beberapa orang lagi akan berpikir bahwa para punggawa Liverpool sudah kelelahan (akibat jeda internasional) dan beberapa lainnya menganggap konsentrasi mereka terbagi untuk pertandingan Liga Champions tengah pekan. Apapun itu, this is not Liverpool that i knew. Pasti ada sesuatu yang 'salah' disini.

Arsenal 3-0 Bournemouth
Arsenal bangkit? Saya tidak yakin. Mereka bermain biasa dan pertandingan ini adalah tipikal pertandingan yang biasa mereka menangkan. Nothing special. Yang lumayan menarik adalah peran Danny Welbeck yang ternyata dapat tampil cukup influence di lini serang The Gunners. Alexis Sanchez, orang yang seharusnya lebih diandalkan untuk mencetak gol, sepertinya terlihat masih khawatir dengan kondisi badannya, atau memang dia sudah tak niat lagi bermain untuk Arsenal? I don't know.

Everton 0-3 Tottenham Hotspur
Mungkin, musim ini Anda akan melihat Tottenham yang lebih susah dihadapi ketika melakukan partai tandang ketimbang sebaliknya. Harry Kane membuktikan ia memang dikutuk oleh Penguasa Bulan Agustus dengan mencetak dwigol di non-August game. Sementara itu untuk Everton, mereka sepertinya hanya (atau masih) ditakdirkan untuk menjadi kuda hitam yang hanya akan melahap makanan-makanan kecil tanpa pernah bisa berdaya untuk partai-partai besar. Kekalahan ini membuktikan The Toffees masih harus menempuh jalan yang amat panjang untuk dapat menjadi bagian dari top six clubs of England. 

Leicester City 1-2 Chelsea
Chelsea kembali membuktikan bahwa mereka masih pemburu serius gelar juara musim ini. Alvaro Morata di lain sisi, juga membuktikan bahwa ia adalah striker yang sangat berguna meski tidak se-lethal yang diharapkan banyak orang. Bagaimanapun juga, dia adalah tipikal pemain flamboyan, jangan mengharapkannya untuk menjadi the next Diego Costa apalagi the next Drogba. Satu kelebihan mutlak Morata adalah positioning yang menawan yang sekilas akan membuatnya tampak tak berbahaya, namun sebenarnya ada ancaman-ancaman tersembunyi yang selalu dilancarkannya sepanjang waktu. Dan ketika musuh mulai lengah, boom! Here we go again, Morata scores! 
Share This :