hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Karim Benzema, Si Jenius yang Underrated

Karim Benzema, Si Jenius yang Underrated

Karim Mostafa Benzema tiba di Real Madrid dari Lyon pada musim panas 2009 dengan biaya transfer sekitar 41 juta Euro. Transfer Karim Benzema tertutupi oleh berita pembelian pemain besar seperti Cristiano Ronaldo dan Kaka sehingga kedatangannya pun seperti tak pernah terpantau. Dan seperti sudah menjadi takdir yang selalu mengikutinya, kontribusi Benzema terhadap kesuksesan Real Madrid akhirnya lebih sering dibayangi oleh penampilan rekan setimnya dari Portugal tersebut - persis seperti halnya berita tentang transfernya yang hampir-hampir tak terdengar.

Sejak kedatangannya, Benzema telah menikmati hubungan cinta dan benci dengan basis penggemar Los Merengues. Sementara beberapa orang mengakui bakat yang dimilikinya, beberapa yang lainnya hanya menganggapnya sebagai orang tak dikenal kalau tidak mau dibilang sering menganggapnya kurang 'Galactic'. Tapi, sebenarnya, Anda perlu sesuatu yang spesial untuk dapat menghabiskan waktu 8 tahun di klub seperti Real Madrid - dimana standar yang diminta hampir-hampir tidak manusiawi. Dan Benzema, entah bagaimana, berhasil melewati standar yang gila seperti itu.

Banyak hal hebat yang telah Benzema lakukan untuk Real Madrid sering tidak diperhatikan. Dia adalah striker, tapi bukan tipe yang tradisional. Ketika orang memikirkan striker, mereka membangun gambar seseorang yang mencetak banyak gol, namun Benzema bukanlah striker yang melakukan hal itu. Dia berbeda. Kemampuannya untuk menciptakan peluang dan menghubungkan permainan adalah apa yang membuatnya unik diantara striker-striker lainnya.

Karim Benzema bukan hanya pencetak gol, ia adalah pemain yang jauh lebih terlibat dalam permainan. Orang Perancis itu berfungsi sempurna sebagai penghubung lini tengah dan lini serang. Dia mungkin bukan finisher paling mematikan, tapi dia seringkali berhasil melakukan umpan akurat, bergerak sempurna dengan atau tanpa bola dan kemudian menghubungkan permainan.

Salah satu ciri khas yang kasat mata dari seorang Benzema, adalah gaya bermainnya yang hampir selalu tampak lesu, glenak-glenuk kalau kata orang Jawa, atau berlari dengan malas-malasan. Ciri khas ini sering mendatangkan kritik terutama dari pendukung garis keras Madrid sendiri. Ia membuat sepak bola terlihat mudah saat ia bermain bagus. Namun, bila tidak, dia bisa membuat Anda frustrasi saat melihatnya terlihat seperti tak peduli apakah timnya sedang ketinggalan atau tidak, sedang dalam keadaan kalah atau tidak. Well, memang begitulah gayanya.

Ketika pertama kali datang, hampir sama dengan kebanyakan pemain lainnya, Benzema pun mengalami proses adaptasi yang tak mudah. Apalagi saat itu Madrid masih memiliki Gonzalo Higuain, yang diplot sebagai penyerang utama oleh pelatih Manuel Pellegrini, Benzema akhirnya lebih banyak tampil sebagai substitute. Barulah ketika Jose Mourinho menjabat, peruntungan Benzema berubah total. Kepercayaan dirinya semakin meningkat seiring dengan performanya yang juga meningkat dengan drastis. Musim 2011/2012 menjadi salah satu musim terbaiknya dimana saat itu ia berhasil mencetak 32 gol dan 19 assists dari seluruh kompetisi yang diikutinya.

Sumbangsihnya sering dibayangi pemain-pemain di sekitarnya. Tentu saja, bila Anda memiliki seseorang seperti Ronaldo di tim Anda, pemain seperti Benzema pasti hampir selalu Anda tulis di urutan nomor 2 meski Anda tahu Anda membutuhkannya. Namun, hal itu tidak membuat Benzema menjadi pemain yang kurang penting bagi Real Madrid. Tidak sama sekali.

Dia sering mendapat tekanan dari fans, terutama di musim 2016/2017 dimana kurangnya pundi-pundi golnya hampir selalu dipersoalkan saat Alvaro Morata justru sangat rajin mencetak gol tiap kali mendapat kesempatan saat diturunkan. Namun sejatinya, Benzema membantu Real Madrid dengan cara lebih banyak daripada yang bisa dilakukan Morata.

Zidane paham bagaimana Benzema memberikan lebih dari sekedar gol untuk Madrid. Dia adalah pemain yang sering turun dan membantu segala sesuatunya bekerja di area 3/4 Madrid - yang, kadang-kadang, keberadaannya terlihat seperti tak berguna jika dia tidak mencetak gol atau memberikan assists seperti layaknya seorang striker. Karena itulah, Benzema sering menjadi incaran kritik fans klub. Pelatihnya, bagaimanapun juga, selalu tahu nilai untuk memiliki dia di dalam skuad.

Saat ini, Karim Benzema adalah pemain dengan masa bakti terlama keempat di Santiago Bernabeu - dan itu sudah cukup untuk mengatakan banyak hal tentang dia, Si Jenius yang underrated.


sumber : Sportskeeda
Share This :