hasil bola, bola news, sepakbola dunia, berita bola hari ini, hasil pertandingan, score bola, live bola, berita bola dunia, dunia bola, hasil sepakbola, prediksi sepakbola, jadwal pertandingan, live streaming bola

Review Pekan Ke-7 EPL 2017/2018

Review Pekan Ke-7 EPL 2017/2018

Entah apa yang ada di pikiran Alex Oxlade Chamberlain saat ini, ketika menyadari bahwa klub yang ia tinggalkan demi tim yang konon 'lebih baik', sekarang malah berposisi lebih tinggi di klasemen sementara. Ya, praktis sejak ditinggal Ox, Arsenal terus menuai hasil positif, sementara Liverpool justru sebaliknya, kesulitan meraih 3 poin. Alhasil sampai pekan ke-7, Arsenal sukses menduduki peringkat 5, unggul 1 poin dari Liverpool yang melorot ke posisi 7. Untuk sesaat, saya hampir-hampir percaya bahwa Chamberlain mungkin benar terlahir dengan bintang kesialan yang menjadi malaikat pendampingnya. 😂

Huddersfield 0-4 Tottenham Hotspur
Hotspur sukses menjadi tim away tersubur berkat kemenangan telak atas tim promosi yang sebenarnya terkenal cukup kuat di kandang. Harry Kane mencetak brace yang semakin mengukuhkan namanya sebagai predator paling mematikan se-Inggris Raya. Saking mematikannya, Pep Guardiola sampai-sampai menyebutkan bahwa hanya ada 2 tim yang menjadi pesaing serius timnya meraih gelar juara musim ini, yakni Manchester United dan Harry Kane's Team (bukan Tottenham)! Ah, bisa aja lu Pep! 😂

Chelsea 0-1 Manchester City
Saya membayangkan bagaimana seandainya Diego Costa tak mendapatkan SMS 'minta putus' itu dan masih bermain untuk The Blues, saya yakin hasil pertandingan ini bisa saja akan lain. Chelsea benar-benar kehilangan sosok Costa yang mampu membuat suasana pertandingan menjadi ricuh. Sejak menit pertama The Sky Blue berhasil menguasai jalannya laga dan sial bagi tuan rumah, mereka tak pernah benar-benar bisa keluar dari penjara passing ala Guardiola. Sampai babak pertama berakhir saja, City mencatatkan pass completed 3 kali lipat lebih banyak dari yang bisa dilakukan para pemain Chelsea, membuatnya tinggal menunggu waktu saja untuk dapat mencetak gol. Sampai di sini, kehilangan sosok seperti Costa sangat terasa karena dengan temperamen yang sulit diduga, dia seorang bisa merusak ritme permainan lawan. Kevin de Bruyne pada akhirnya menjadi penentu keunggulan mutlak City dengan sepakan keras dan terarahnya yang mungkin akan menjadi goal of the week pekan ini.

Newcastle United 1-1 Liverpool
Liverpool lagi-lagi gagal memanfaatkan ball possession tinggi dan belasan peluang yang mereka dapatkan untuk ditukar dengan 3 poin penuh. Penyelesaian akhir yang tergesa-gesa akhirnya hanya menjadi kata lain dari penyelesaian yang buruk, hingga akhirnya satu kesalahan kecil di barisan pertahanan membuat pasukan Juergen Klopp gagal menorehkan clean sheet (lagi!). Di sisi lain, saya pikir saya melihat penampilan terbaik Newcastle-nya Rafael Benitez. Bermain dengan determinasi tinggi dan penuh semangat sejak menit pertama, The Toon Army sukses memberikan perlawanan sengit meski terlihat jelas skill para pemainnya berada satu tingkat di bawah para pemain Liverpool. Mohamed Diame yang menjadi substitusi Newcastle di penghujung waktu, hampir saja membunuh The Kop dan para Kopites. Sayang, atau untungnya, tendangan di muka gawangnya masih berhasil diblok.
Share This :