Harry Kane Pecahkan Rekor Berusia 22 Tahun

Harry Kane Pecahkan Rekor Berusia 22 Tahun
Harry Kane Pecahkan Rekor Berusia 22 Tahun

Harry Kane resmi menjadi striker paling mematikan di tahun 2017 dengan hat-trick kedua dalam empat hari untuk memecahkan rekor liga Premier yang telah berusia 22 tahun saat timnya mengalahkan Southampton 5-2 pada Selasa malam kemarin. Kane resmi mematahkan rekor Alan Shearer yang mencetak 36 gol Premier League dalam satu tahun kalender, dengan keunggulan 3 gol alias 39 gol pada 2017. Sebenarnya Kane dapat mempertajam catatan ini, sayangnya pertandingan Tottenham melawan West Ham yang sedianya dihelat pada 31 Desember, ditunda dan dijadwal ulang pada Januari 2018 mendatang.

Harry Kane juga merupakan pencetak gol terbanyak sementara Liga Premier musim ini dengan 18 gol, melewati catatan gol milik Mohamed Salah (15) yang sebelumnya sempat unggul cukup jauh. Dengan status pemegang Golden Boot selama dua musim terakhir, catatan gol Kane dari musim ke musim tampaknya akan semakin tajam.

Yang lebih istimewa lagi, 3 golnya ke gawang Soton membawa catatan gol Kane di semua kompetisi yang diikutinya tahun 2017 ini, baik di klub maupun saat berbaju tim nasional Inggris, mencapai angka 56, membawanya mengalahkan catatan gol milik pemain terbaik dunia Lionel Messi yang mencetak 54 gol untuk Barcelona dan Argentina dalam 12 bulan terakhir. Kane menjadi pemain pertama dalam 8 tahun terakhir yang akhirnya mampu mematahkan hegemoni duo Messi dan Cristiano Ronaldo yang selalu bergantian menjadi pencetak gol terbanyak dalam 1 tahun kalender.

"Saya sangat bangga akan hal itu. Messi dan Ronaldo telah mendominasi sepakbola begitu lama, mereka adalah dua pemain terbesar di dunia yang pernah ada," kata Kane perihal pemecahan rekor oleh dirinya.

Melewati nama Messi dan Ronado jelas bukan hal biasa. Apakah ini menjadi pertanda bahwa Harry Kane akan menjadi generasi selanjutnya yang akan membawa pulang Ballon D'Or? Mungkin saja. Namun seperti kata Phillip Lahm, banyaknya gol seharusnya tidak menjadi dasar utama pemberian Ballon D'Or. Kane harus mampu membawa tim yang dibelanya meraih prestasi setinggi-tingginya. Sesuatu yang kembali diragukan banyak orang ketika tim-tim yang dibelanya itu 'hanyalah' bernama Tottenham Hotspur dan Three Lions. Ini adalah tantangan selanjutnya bagi Kane. Apakah ia layak menjadi pemenang gelar pemain terbaik selanjutnya atau tidak.


Share This :