Review Pekan ke-25 EPL 2017/2018

Review Pekan ke-25 EPL 2017/2018

Manchester City menancapkan kukunya lebih dalam di puncak klasemen dan membuat musim ini terlihat mudah untuk mereka. Namun kita tidak usah membahas hal itu. Saya terlalu malas jika harus membahas tim yang terlalu superior. Mari kita abaikan saja mereka kali ini, he he he....

Swansea City 3-1 Arsenal
Entah kata-kata apa lagi yang perlu saya sematkan kepada Arsenal musim ini. Sebagai salah satu anggota The Big Six mereka terlalu mudah kalah, terlalu mudah kebobolan dan seperti tak memiliki niat untuk meneruskan jalannya kompetisi. Untung saya bukan seorang Gooners. Tak heran jika para suporter setia meriam London ini begitu frustasi dengan prestasi tim kesayangannya yang amburadul. Kedatangan Pierre-Emerick Aubameyang mungkin sedikit mengobati rasa frustasi mereka. Mari kita lihat saja bagaimana pemain yang dibeli dari Borussia Dortmund ini mampu memberikan impak instan atau tidak. Swansea sendiri berkat kemenangan ini sukses naik satu strip dari posisi juru kunci.

Chelsea 0-3 Bournemouth
Satu lagi game pekan ini yang begitu mengejutkan, adalah dibantainya tuan rumah Chelsea oleh Bournemouth, tim yang sejatinya juga tak jauh-jauh amat dari zona merah. Jika melihat bagaimana pertandingan berjalan, sebenarnya Chelsea tidak seburuk Arsenal, namun mereka terlalu banyak kehilangan poin di kandang sendiri musim ini dan kekalahan ini seperti menjadi puncak dari degradasi penampilan mereka. Antonio Conte begitu keras kepala dan lebih memilih membuang Michy Batshuayi meski tahu timnya membutuhkan seorang striker murni. Sebelum pertandingan ini, sudah lumayan santer terdengar bahwa Conte sudah dalam ancang-ancang pemecatan. Mungkin faktor non-teknis semacam itu yang memengaruhi performa Chelsea belakangan ini.

Tottenham Hotspur 2-0 Manchester United
Big match pekan ini. Harus saya akui bahwa saya mungkin tanpa sadar terlalu menganggap remeh Hotspur dan terlalu meninggikan MU. Kendati demikian, pertandingan sebenarnya berjalan cukup seimbang namun MU terlihat lebih sering menyia-siakan peluang. Satu keteledoran menjaga ruang di area pertahanan dan satu gol bunuh diri oleh Phil Jones cukup untuk membuat tuan rumah sukses memangkas jarak dengan zona Champions. Di lain sisi, kekalahan ini tentunya membuat jarak United dan City makin lebar, yang mana hal tersebut membuat perburuan gelar EPL rasanya hanya akan menyisakan cerita tentang perburuan jalur Top Four saja.

Share This :