Dengan Salah atau Tanpa Salah?

Dengan Salah atau Tanpa Salah?
Dengan Salah atau Tanpa Salah?


Mohamed Salah. Nama yang tidak asing tentunya bagi para penggemar bola, khususnya penggemar Premier League (maupun para players Fantasy Premier League), dan lebih khusus lagi bagi suporter setia Liverpool. Menjadi top scorer Premier League di musim pertama dengan 32 gol dan 12 asis tentu menjadi pencapaian yang istimewa bagi pemain asal Mesir ini.

Selain menjadi top skorer musim lalu, Salah juga memecahkan rekor sebagai pencetak poin terbanyak FPL di musim perdananya dengan mengumpulkan 303 poin (26 bonus poin). Dengan pencapaian sebagus itu tentu banyak manajer yang tanpa banyak berpikir panjang akan langsung membeli Salah untuk musim depan (terhitung sudah ada 49% manajer yang sudah memiliki Salah hingga artikel ini diturunkan). Tapi, nanti dulu. Raihan poin yang dimiliki Salah berbanding lurus dengan harga terbarunya di FPL, yakni £13, yang menjadikan Salah sebagai pemain termahal FPL musim ini, sekaligus menimbulkan kebimbangan baru bagi para manager FPL: beli Salah (harga £13, jaminan main (dan cetak gol)) atau tanpa Salah (hemat budget)? Nah, mari kita bahas satu per satu.

Pertama, tim dengan Salah. Opsi penting dalam pembelian pemain tentu adalah jaminan starter (dan harapan mencetak poin tinggi). Membeli pemain seperti Sergio Aguero dan Raheem Sterling dengan harga “hanya” £11 mungkin bisa jadi pilihan bagus, tetapi dengan skuad Manchester City seperti saat ini (dimana rotasi yang dilakukan Pep Guardiola termasuk sangat deras), mereka belum tentu jadi starter. Tidak mungkin kita membuang £11 hanya untuk pemain yang duduk manis di bench saja bukan?

Nah, Salah sebaliknya. Pasti jaminan starter. Apalagi kalau menilik jadwal pertandingan pembuka Liverpool yang “hanya” bertemu dengan West Ham (H), Crystal Palace (A) dan Brighton (H). Musim lalu, Liverpool mencetak 10 gol (total 20 gol dalam 2 kali pertemuan) saat bertemu dengan ketiga tim di atas. Yang paling penting bagi owner Salah adalah opsi pemilihan kapten. Dengan kata lain, Salah bisa menjadi kapten setiap gameweek tanpa harus berpikir keras siapa yang akan dimainkan oleh Pep saat City bertemu tim kecil atau berharap tim-nya Mourinho bisa menang lebih dari 1 gol sehingga bisa menjadikan Lukaku atau Sanchez sebagai kapten. Jangan khawatir, pemilik Salah masih bisa memiliki beberapa pemain premium seperti Aubameyang dan  Eriksen. Satu-satunya poin minus bagi para pemilik Salah hanyalah soal keterbatasan budget karena tidak mungkin bisa membeli pemain premium di semua lini.

Opsi kedua adalah tim tanpa Salah. Dengan tidak membeli Salah, sangat mungkin kita bisa membagi budget dengan pemain premium di semua lini atau kita bisa memilih menumpuk pemain premium di lini tengah. Contohnya bisa dilihat di gambar berikut.


Dengan susunan pemain seperti gambar di atas, kita punya banyak pilihan kapten dengan menyesuaikan jadwal pemain yang sekiranya bertemu dengan lawan mudah. Poin minusnya, dengan terlalu banyaknya pilihan kapten, biasanya kita justru menjadi bingung sendiri dan tidak fokus. Pada akhirnya ini mungkin hanya akan menjadi keuntungan maupun ketidakuntungan secara psikologis. Ketika kita memercayakan ban kapten kita pada pemain termahal di jagad FPL, setidaknya kita sudah menyingkirkan satu masalah pelik setiap pekannya, yakni pemilihan kapten.

Demikian sedikit gambaran mengenai plus dan minus tim dengan dan tanpa Mohamed Salah. Pilihan final tentu berada di tangan Anda sendiri sebagai manajer tim. Masih ada sekitar 2 minggu untuk menentukan pilihan. Jadi, apa pilihan Anda? Dengan Salah atau Tanpa Salah?

Sumber : Fantasy Football Pundits
Share This :