Tanggapan Luis Enrique atas Tudingan Tidak Memilih Pemain Barcelona untuk Timnas Spanyol

Tanggapan Luis Enrique atas Tudingan Tidak Memilih Pemain Barcelona untuk Timnas Spanyol
      Luis Enrique membantah berbagai rumor yang mengatakan bahwa ia sengaja tidak memasukkan pemain Barcelona dalam starting XI  timnas sepakbola Spanyol melawan Kroasia di UEFA Nations League.

     La Roja mengalahkan finalis Piala Dunia 2018, Kroasia, dengan skor sangat telak  6-0, sekaligus menyebabkan kekalahan terbesar pada sejarah sepakbola Kroasia, di hari Selasa (11/9) malam dengan penampilan tim yang menakjubkan.

     Luis Enrique menjaga tren kemenangan timnas Spanyol setelah berhasil membukukan kemenangan di hari Sabtu lalu melawan Inggris di Wembley. Spanyol sekarang menempati pemuncak klasemen di Grup 4 Divisi A UEFA Nations League.

     Mantan pelatih Barcelona itu menempatkan mayoritas pemain Real Madrid sebagai bagian starting XI-nya, dengan hanya satu saja gelandang bertahan dari mantan timnya: Sergio Busquets yang memang tampaknya belum tergantikan pada posisinya.

     Akan tetapi, Lucho tampak bersikeras bahwa ia tidak mempertimbangkan asal klub para pemain timnas.

      “Saya tidak tahu ataupun peduli (dengan klub para pemain). Mereka adalah milik timnas Spanyol, tidak lebih,” ujarnya.

      “Mereka tidak dipandang berasal dari klub tertentu. Saya melihat mereka hanya memakai satu jersey yang sama, yang merupakan milik tim nasional Spanyol,” lanjutnya.

      “Sikap seluruh pemain sangat baik. Sulit untuk mengkritik apapun dalam pertandingan yang dijalani dengan kerja sama yang baik. Tidak ada yang perlu saya kritik keras sekarang. Saya menyukai hampir semua yang saya saksikan di pertandingan,” tambah Enrique.

      Kroasia memang tidak memainkan lima pemain yang ada dalam starting XI mereka saat final Piala Dunia 2018 Juli lalu, namun pemain terbaik Piala Dunia 2018, Luka Modric, adalah salah satu pemain yang turun sejak kick-off saat kekalahan 6-0 melawan Spanyol tersebut. Sebuah hasil yang terburuk sejak kekalahan Kroasia dari timnas Inggris 5-1 di Wembley pada 2009.

      Yang terjadi malahan adalah rekan setim Modric di Real Madrid, Marco Asensio, bermain gemilang dengan mencetak satu gol dan menyumbangkan assist untuk gol yang dicetak Sergio Ramos, Isco, dan Rodrigo. Gelandang Atletico Madrid, Saul, turut berpartisipasi mencetak gol pembuka keunggulan La Furia Roja di menit ke-23setelah bek kanan Kroasia, Sime Vrsaljko, harus ditarik keluar karena mengalami cedera. Gol ketiga adalah gol bunuh diri kiper Lovre Kalinic.

      Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, bertutur pada laman resmi timnas Kroasia, “Tentu saja ini adalah momen tersulit dalam karir kepelatihan saya sejauh ini. Namun, inilah kehidupan. Kami harus bisa menerima apapun yang terjadi. Selamat untuk Spanyol untuk pertandingan hebat dan kemenangan besar mereka. Ini memang tidak mudah bagi kami, tetapi kami harus mengambil pelajaran dan melanjutkannya. Kami tidak akan terpaku duduk dan menangis. Kami siap bangkit.”

      “Kami bermain baik di 20 menit awal babak pertama, kami memiliki tiga peluang, kami melakukan apa yang kami rencanakan, namum permainan kami sangat menurun setelah gol pertama Spanyol,” lengkap Dalic.

      Dua pertandingan pertama Luis Enrique sebagai pelatih timnas Spanyol berhasil dikunci dengan dua kemenangan melawan semifinalis dan finalis Piala Dunia 2018. Sungguh menarik melihat perjalanan mantan pelatih dan pemain Barcelona ini sebagai pelatih pengganti Fernando Hierro yang gagal menjadi suksesor Julen Lopetegui setelah mengalami pemecatan kontroversial sehari sebelum Piala Dunia 2018 dimulai. Mari kita tunggu sepak terjang timnas Spanyol bersama Luis Enrique yang telah ditinggalkan Andres Iniesta, Gerard Pique, serta David Silva yang telah mengumumkan pensiun dari karir internasional mereka.

*sumber: Mirror

Share This :