Manchester City Akhirnya Menunjukkan Kelemahan

Manchester City Akhirnya Menunjukkan Kelemahan
Manchester City Akhirnya Menunjukkan Kelemahan


Kekalahan beruntun yang dialami Manchester City menunjukkan bahwa skuad Pep Guardiola memiliki kelemahan. Namun, Pep Guardiola mengatakan bahwa perburuan titel liga sudah usai meskipun Manchester City menempati tempat ketiga klasemen sementara di Premier League setelah kalah 2-1 dari Leicester City semalam.

City sekarang berjarak tujuh poin dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool. Akan tetapi, Pep menegaskan bahwa timnya belum menyerah untuk mempertahankan gelar juara Premier League. Pep memperingatkan bahwa timnya harus kembali cepat meraih kemenangan setelah tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir. 

“Hari ini kami menyelesaikan paruh musim dan mengumpulkan jumlah poin yang luar biasa,” ujar Guardiola pada konferensi pers. “Normalnya, dengan jumlah poin seperti itu kami mampu bersaing untuk memuncaki klasemen akhir. Jika kami mengumpulkan total poin yang sama pada paruh musim kedua, kesempatan kami begitu terbuka untuk menjuarai liga,” tambah Guardiola.

Guardiola terlihat kecewa namun tetap tenang di depan kamera, menyatakan bahwa memenangi Premier League tidaklah mudah, yang sejalan dengan penekanannya terhadap dominasi City selama ini yang telah berubah.

“Di musim lalu, ketika banyak tim bermain dengan sangat apik, kami melakukan pekerjaan yang fantastis. Musim ini, ada dua atau tiga tim yang lebih baik daripada kami. Kami tidak fokus memikirkan mengenai poin di klasemen, masalahnya adalah mencoba memenangkan pertandingan kembali dan apa yang selanjutnya harus kami lakukan. Di bulan Januari-Februari musim lalu, orang-orang berkata bahwa perburuan liga sudah usai. Sangat sulit hidup dengan prediksi demikian,” lengkap Pep Guardiola.

Manchester City memiliki kesempatan untuk mendekati pemuncak klasemen sementara saat menjamu Liverpool pada 4 Januari nanti, namun mereka harus bertandang ke markas Southampton terlebih dahulu untuk menghadapi tim yang sedang berpenampilan bagus di bawah kepelatihan Ralph Hasenhuttl. Guardiola pun menegaskan bahwa fokus pertama mereka adalah adalah memenangkan pertandingan melawan Southampton untuk kembali ke jalur kemenangan.

Tantangan  utama yang harus ditaklukkan Pep Guardiola adalah berhenti mengalami kebobolan gol lawan. City selalu kebobolan dalam sembilan pertandingan terakhir mereka, dan Guardiola setuju bahwa itu adalah ketidakberuntungan yang mereka alami.

“Kami kembali mengalami kekalahan. Kami harus menerima kenyataan, dan cepat kembali ke penampilan terbaik untuk memenangkan pertandingan – untuk seluruh kompetisi, untuk tim kami sendiri,” tegasnya. “Mungkin kami tidak menciptakan banyak peluang, tetapi kadang tidak mudah untuk menciptakan banyak peluang dengan para pemain yang baru sembuh dari cedera mereka. Mereka membutuhkan waktu dan adaptasi kembali untuk kaki-kaki mereka,” jelas Guardiola.

“Kami segera melupakan kekalahan, dan kami harus mencoba menang lagi demi mood, kepercayaan diri, dan hasrat bermain kami. Saya telah merefleksi yang terjadi, dan berpikir mengenai apa yang tim kami butuhkan dan bagaimana membantu tim ini. Ini yang menjadi fokus saya sekarang: cara yang harus saya lakukan untuk membantu tim kembali ke penampilan terbaik, mengembalikan cara bagaimana tim ini nyaman bermain di lapangan, dan untuk memenangkan setiap pertandingan. Hasil-hasil yang baik pasti memberikan kesan indah pada ingatan. Sekarang telah tercipta keraguan, namun yang akan kami lakukan adalah mengubah dinamika untuk bermain bagus dan menang. Kami mampu melakukannya. Saya tidak pernah meragukan hal tersebut,” tutup Guardiola.

*dikutip dari berbagai sumber
Share This :