Pep Guardiola Berterima Kasih Kepada Liverpool Untuk Standar Baru Liga Inggris

Pep Guardiola Berterima Kasih Kepada Liverpool Untuk Standar Baru Liga Inggris
Pep Guardiola Berterima Kasih Kepada Liverpool Untuk Standar Baru Liga Inggris

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, yakin timnya telah menciptakan standar baru di Liga Premier Inggris - dan tak lupa berterima kasih kepada penantang gelar musim ini, Liverpool, atas bantuan mereka dalam meningkatkan standar tersebut.

City menciptakan rekor 100 poin pada musim lalu, dan dengan 2 pertandingan tersisa musim ini, masih bisa mengumpulkan 98 poin. Itu benar-benar standar yang tinggi. Sementara itu Liverpool bisa mengakhiri musim ini sebagai runner-up dengan nilai maksimal 97 poin.

"Standar ini adalah musim lalu, kami membantu Liverpool untuk mencapainya dan sekarang Liverpool membantu kami untuk terus maju, jadi saya ucapkan terima kasih kepada Liverpool atas persaingan ini," ucap Guardiola.

"Liverpool tahu bahwa untuk menang kamu harus membuat banyak poin. Itulah yang kami komunikasikan kepada siapa pun."

Setelah mengalahkan Manchester United 2-0 di Old Trafford pada hari Rabu, City mengambil alih puncak klasemen sementara dengan keunggulan 1 poin atas Liverpool, yang kembali ke puncak dengan kemenangan 5-0 atas Huddersfield pada hari Jumat. Dan posisi itu harus kembali lagi ke tangan City setelah dengan susah payah menang tipis 1-0 atas Burnley pada hari Minggu. Ini benar-benar perburuan gelar yang fantastis.

Rekor tim yang tidak memenangkan liga tapi punya poin tinggi sebelumnya dipegang oleh Manchester United pada musim 2011/2012 dengan 89 poin. Rekor itu kini jelas sudah pupus karena siapapun yang menjadi runner-up nantinya, sudah memiliki nilai di atas 90 poin.


The Reds hanya mengalami 1 kali kalah di liga musim ini dan Guardiola mengatakan pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya menuntut klub harus mencapai level baru untuk bersaing memperebutkan gelar. "Saya akan menandatangani kontrak untuk mempertahankan level itu, saya akan menandatangani untuk melakukan apa yang telah kami lakukan lagi di Liga Premier. Saya tidak berharap lebih," kata Guardiola yang saat ini berusia 48 tahun.

"Semua orang bisa kalah dari siapa pun. Musim lalu kami memenangkan banyak pertandingan, kali ini juga. Itulah standar yang kami masukkan. Ketika Usain Bolt memecahkan rekor lari 100m, itu adalah standar baru dan yang lain harus mencapainya. 100 poin dalam satu musim - jika Anda ingin bersaing, Anda harus melakukan itu."

City berada di jalur yang tepat untuk mencapai treble domestik bersejarah jika mereka mampu mengalahkan Watford di final Piala FA bulan depan dan menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar Liga Premier sejak Manchester United pada 2008/2009.

Tetapi Guardiola juga ​​mengatakan bahwa memenangi trofi terakhir klubnya tidak akan memengaruhi refleksi musim ketiganya di Etihad Stadium. "Itu tidak akan mengubah pendapat saya tentang apa yang telah kami lakukan musim ini, berapa banyak gelar yang kami menangi. Semua rasa hormat adalah untuk para pemain saya dan tentu saja apa yang telah dilakukan Liverpool."

sumber : BBC
Share This :
avatar

admin numpang promo ya.. :)
cuma di sini tempat judi online yang aman dan terpecaya di

indoneisa pin bbm : 5EE80AFE

Delete 21 May 2019 at 17:27