Kritik untuk Kepa dan Cedera Tammy Abraham

Rentetan hasil inkonsisten yang dialami skuad Frank Lampard menghasilkan keraguan perihal kemampuan Chelsea untuk bisa finish di posisi empat teratas Liga Premier. Lampard sendiri menyoroti kondisi dua pemain The Blues yang menjadi ujung tombak di bawah mistar gawang dan juga yang mengemban tugas menjadi pencetak gol utama: Kepa Arrizabalaga dan Tammy Abraham.

Kritik meluncur untuk kiper termahal di dunia saat ini, Kepa Arrizabalaga. Penampilan inkonsisten Kepa, khususnya pada pertandingan melawan Arsenal, menjadi pemicunya. Penampilan Kepa dinilai under-fire kala menghadapi tim asuhan Mikel Arteta, dan tak juga membaik setelah Arsenal harus bermain dengan sepuluh pemain sejak David Luiz mendapatkan kartu merah pada menit ke-26. Beberapa catatan statistik yang tidak cukup baik pun tercatat atas penampilan Kepa sampai penampilannya di Stamford Bridge melawan The Gunners, di antaranya:
  1. Menghadapi dua shots on target melawan Arsenal, dan mengalami kebobolan dari keduanya.
  2. Berada di peringkat ke-127 kiper terbaik dengan persentase penyelamatan terbaik di 5 liga terbaik di Eropa dari total 132 kiper.
  3. Kiper dengan persentase penyelamatan terburuk di Liga Premier sejauh ini di musim 2019/2020.
  4. Hanya memiliki jumlah pertandingan dengan lebih banyak clean-sheets daripada Watford, Burnley, Newcastle, dan West Ham United musim ini.
  5. Memiliki peringkat ke-27 terbaik dari 35 kiper Liga Premier musim ini (oleh WhoScored.com).

Lampard tak terkesan dengan penampilan Kepa yang dinilainya minim kontribusi melawan 10 pemain Arsenal. Pada konferensi pers setelah pertandingan, Lampard berkata, “Saya rasa memang banyak sorotan yang tertuju padanya (Kepa) saat ini. Itulah yang terjadi di sepakbola papan atas. Dengan kakinya, beberapa kali hari ini, dia merespons terlalu lama dan hampir membiarkannya. Terkadang, hal tersebut bisa mengubah momentum permainan. Jelas bahwa dia harus memperhatikan permainannya – dan kami pun mesti memperhatikannya.”

Masalah Chelsea tak sebatas pada lini terakhir pertahanannya. Tammy Abraham dinyatakan mengalami cedera pergelangan kaki setelah menyelesaikan pertandingan terakhirnya bersama The Blues. Sejauh ini, Tammy Abraham harus menepi dari lapangan hijau selama waktu yang belum bisa ditentukan. Menghadapi kondisi ini, Lampard menanggapi secara khusus, “Saya harap dia – Tammy – tidak akan absen untuk waktu yang lama. Namun jika itu terjadi, kami memiliki pemain untuk mengatasi kondisi ini. Tetapi, kami tidak bisa mencetak lebih banyak gol. Para pemain masuk ke kotak penalti (pada pertandingan melawan Arsenal), dan kami seharusnya mampu mencetak tiga atau empat gol.”

“Kami melakukan banyak tembakan, umpan silang, serta menyebabkan banyak momen yang membuat penonton berseru, ‘ooh’. Namun kami harus tetap efisien. Apakah kami perlu mencetak gol lebih banyak? Ya, jelas. Konversi peluang kami adalah salah satu yang terburuk di liga,” ungkap Frank Lampard.

Opsi yang mungkin terjadi adalah Chelsea merekrut seorang penyerang di bursa transfer Januari yang hanya tersisa sembilan hari ini. Sebagai pelatih, Lampard membeberkan bahwa tak bisa disebut Chelsea pasti akan mengontrak seorang striker di bursa transfer sekarang, namun mereka sedang dalam pencarian. Ia menambahkan bahwa timnya tak akan memenangkan cukup banyak pertandingan apabila mereka tak mampu mencetak cukup banyak gol.

Situasi ‘diperburuk’ dengan statistik Michy Batshuayi yang tak mengesankan di Liga Premier musim ini: 14 kali masuk sebagai pemain pengganti dengan mencetak 1 gol dan membuat 1 assist. Para penggemar The Blues tentu tak berharap bahwa tim akan memberikan tanggung jawab pada Batshuayi seorang di lini serang terdepan. Kondisi ini semakin tidak ideal dengan Frank Lampard yang kebetulan sudah merestui dan menghormati keputusan Olivier Giroud untuk pergi dari Stamford Bridge. Rumor terbaru adalah Chelsea sedang mengincar tanda tangan kontrak dari pemain asal Uruguay, Edinson Cavani, untuk meminjamnya dari Paris Saint-Germain meskipun PSG terlihat lebih ingin menjual Cavani secara permanen. Tentu usaha Chelsea tak dijamin mulus karena Atletico Madrid dan Manchester United adalah dua dari beberapa klub yang ikut berburu tanda tangan Edinson Cavani.

Nasib Chelsea di pekan ke-24 Liga Premier yang sekarang berada di posisi keempat klasemen sementara belum terlihat mantap dengan 40 poin. The Red Devils yang berada di urutan kelima klasemen Liga Premier saat ini, masih berpeluang menyalip The Blues sampai akhir musim untuk sampai di zona Liga Champions. Strategi Frank Lampard untuk konsistensi permainan timnya untuk menang di setiap pertandingan patut ditunggu agar The Blues setidaknya mampu tetap bermain di Liga Champions musim depan karena memenangkan Liga Premier musim ini adalah target yang hampir mustahil untuk dilakukan Chelsea.



*dikutip dari berbagai sumber
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment Blogger

 
Top