Eks Bintang EPL yang Beralih Menjadi Pelatih Sepakbola

Eks Bintang EPL yang Beralih Menjadi Pelatih Sepakbola
Eks Bintang EPL yang Beralih Menjadi Pelatih Sepakbola


Empat bintang Liga Premier yang dulu bersinar sebagai pemain dan idola bagi para penggemar di klub mereka masing-masing, kini merintis karier kepelatihannya masing-masing. Berikut empat nama yang pernah bermain pada satu masa yang sama di Liga Premier Inggris. 
     
1. Ryan Giggs 

Legenda Manchester United ini aktif bermain untuk The Red Devils sejak 1990 sampai ia mengumumkan pensiun dari bermain sepakbola pada 19 Mei 2014. Tampil sebanyak 672 pertandingan bersama United, Giggs telah mengecap masa-masa puncaknya di bawah kepelatihan Sir Alex Ferguson yang kemudian dilanjutkan bersama David Moyes sejak Sir Alex memutuskan pensiun pada 2013. Bersama David Moyes, karier kepelatihan Ryan Giggs dimulai. David Moyes resmi mulai melatih di Old Trafford pada 1 Juli 2013, dan meminta Ryan Giggs menjadi asisten pelatih klub tersebut pada 4 Juli 2013. Sejak saat itu, Ryan Giggs menjadi asisten pelatih sekaligus pemain aktif bagi The Red Devils. Pria yang tidak pernah mendapat kartu merah selama bermain untuk Manchester United ini menyetujui untuk mengambil dua peran dalam tim. Ketika akhirnya David Moyes dipecat dari kursi kepelatihan Manchester United pada 22 April 2014 walau belum sampai satu musim melatih, Ryan Giggs didapuk menjadi pelatih utama sementara dan status pemain pun masih diembannya hingga Louis van Gaal datang pada 19 Mei 2014 untuk menyelamatkan Giggs dari malam-malam sulit tidurnya yang penuh tekanan efek mendapat tugas begitu berat. Sejak Louis van Gaal melatih Manchester United, Ryan Giggs kembali dipercayai menjadi asisten pelatih van Gaal, seiring dengan keputusan Giggs untuk pensiun dari bermain sepakbola. Pada Juli 2016, Giggs mengumumkan kepergiannya dari klub yang telah menaunginya ketika Jose Mourinho datang menggantikan Louis van Gaal menjadi pelatih utama klub.

Pada 15 Januari 2018, pria asli Wales ini menandatangi kontrak selama 4 tahun menjadi pelatih kepala Tim Nasional Sepakbola Wales menggantikan Chris Coleman yang gagal membawa Wales ke Piala Dunia 2018. Bersama Timnas Wales sejak menjadi pelatih, Giggs baru memimpin timnya dalam 7 pertandingan dengan hasil 3x menang, 1x seri, dan 3x kalah. Ryan Giggs tentu perlu waktu lebih lagi untuk membuktikan bahwa ia bisa menjadi pelatih yang karier kepelatihannya tak kalah mentereng dibandingkan dengan karier bermain sepakbolanya.


2. Frank Lampard 

Pria bernama lengkap Frank James Lampard yang pernah menjadi bintang Chelsea FC pada 2001-2014 ini tidak seberuntung Ryan Giggs yang pernah merasakan menjadi asisten pelatih di klub tempat ia bermain. Pun, sejak memutuskan pensiun dari bermain sepakbola pada 2016, ia lebih sering terlihat di televisi. Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Chelsea (147 gol) ini juga tidak terlihat mempublikasikan apapun mengenai karier kepelatihannya.

Ternyata, Derby County, klub yang bermain di Championship Division (divisi kedua di bawah Liga Premier) menjadi klub pertama yang mengontrak Frank Lampard selama tiga tahun sebagai pelatih utama pada 31 Mei 2018. Sejauh ini, Frank Lampard telah memetik 7x kemenangan, 4x hasil seri, dan 4x kekalahan dengan total 15 pertandingan sebagai pelatih Derby County. Salah satu hasil gemilang yang dicapainya adalah menyingkirkan Manchester United dari Carabao Cup lewat babak adu penalti pada 25 September 2018. Sebuah bukti bahwa Frank Lampard benar-benar serius untuk mematri karier kepelatihan sepakbolanya. 


3.  Steven Gerrard 

Eks bintang Liverpool satu ini adalah sosok yang dulunya terkenal sebagai salah satu gelandang dengan etos kerja dan kepemimpinannya di lapangan. Masuk ke akademi Liverpool sejak berumur 9 tahun, Steven Gerrard mulai menandatangani kontrak sebagai pemain di tim utama Liverpool sejak 1998. Pria yang menjadi Man of The Match pada momen Miracle of Istanbul ini akhirnya menyelesaikan karier bermain sepakbolanya bersama Liverpool pada 2015 untuk kemudian pindah dan bermain selama setahun di LA Galaxy.

Setelah setahun berada di Amerika, Gerrard memutuskan pensiun dari karier bermain sepakbola pada usia 36 tahun saat itu. Setelah pensiun, Steven Gerrard menjadi pelatih tim akademi sepakbola Liverpool, dan memanajeri tim Liverpool U-18 sejak 11 April 2017 selama musim 2017-2018.

Di akhir April 2018, Steven Gerrard mulai terlibat pembicaraan mengenai kemungkinan ia menjadi pelatih Rangers FC yang bermain di Liga Utama Skotlandia. Setelah Rangers memutuskan memecat Graeme Murty dari kursi kepelatihan pada 1 Mei 2018, Gerrard diumumkan sebagai pelatih baru pada 4 Mei 2018 yang menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun. Sejak debutnya menjadi pelatih utama Rangers pada 12 Juli 2018, Steven Gerrard telah menjalani 20 pertandingan dengan hasil 11x menang, 7x seri, dan 2x kalah. Menempati posisi ke-6 di klasemen sementara Liga Premier Skotlandia adalah sebuah awal yang tidak buruk bagi Steven Gerrard sebagai pelatih debutan.


4. Thierry Henry

Meskipun mengawali karier sepakbola seniornya di AS Monaco, Thierry Henry telah dianggap sebagai legenda oleh banyak penggemar Arsenal. Menghabiskan 8 tahun (1999-2007) masa hidupnya di Arsenal membuat ia mendapat tempat istimewa di Emirates selama Arsene Wenger melatih. Masa bermainnya di Barcelona setelah selesai dari Arsenal pun tak kalah mentereng. Di musim perdana Pep Guardiola melatih Barcelona, Thierry Henry ikut serta membantu tim memenangkan sextuple (6 piala dalam setahun). Sebuah rekor yang belum pernah dipecahkan oleh klub mana pun. Ia pun belakangan mengakui bahwa ia banyak terinspirasi oleh pelatih Arsene Wenger dan Pep Guardiola.

Karier kepelatihan Henry dimulai pada Agustus 2016, ketika ia diangkat menjadi asisten pelatih kedua untuk Timnas Belgia. Ia mulai bekerja sama dengan pelatih kepala Roberto Martinez dan asisten pelatih Graeme Jones. Romeo Lukaku, striker timnas Belgia, bahkan memuji kehadiran Thierry Henry sebagai hal terbaik yang datang pada hidupnya. Ia menganggap Thierry Henry sebagai mentornya di timnas Belgia. Pada Piala Dunia 2018 lalu, Timnas Belgia pun meraih medali perunggu mengalahkan Inggris dengan Henry yang masih di sana sebagai asisten pelatih. Posisi ketiga terbaik di Piala Dunia adalah posisi terbaik yang pernah diraih sepanjang sejarah sepakbola Belgia.

Pada Agustus 2018, Henry diberitakan ditawari posisi sebagai pelatih kepala Bordeaux. Namun tidak ada kontrak yang ditandatangani sebab tidak terjadi kesepakatan  antara Thierry Henry dan jajaran pemilik klub Perancis tersebut. Babak selanjutnya dari karier kepelatihan Thierry Henry ternyata adalah kontrak yang ia tanda tangani bersama AS Monaco, mantan klubnya. Pada 13 Oktober lalu, ia diresmikan sebagai pelatih kepala AS Monaco selama tiga musim yang kontraknya akan berakhir pada Juni 2021. Tentu sepak terjang Henry akan ditunggu dengan beban yang dipikulnya cukup berat karena ia harus bisa mengangkat AS Monaco dari posisi ke-18 klasemen sementara Ligue 1 Perancis.

Kalau menurut kamu, dari 4 pemain yang dulu menjadi bintang di klubnya masing-masing tersebut, yang mana yang akan juga meraih kesuksesan sebagai pelatih sepakbola?


*dikutip dari berbagai sumber
Share This :
avatar

Luangkan waktu kosong kamu dengan cara bergabung dan bermain bersama kami di SAHABAT303, Yuk langsung hubungi kami melalui
LINE : Sahabat303
*BBM: 2BF26FEB
WA : +85581404247
www.sahabat303.net
www.sahabat303.vip
#sahabat303 #Agenbolaterpercaya #judionline #sportbook

Delete 19 November 2018 at 02:22