Konsistensi adalah Koentji: Siapakah Pemain FPL Paling Konsisten Sejauh Ini?

Konsistensi adalah Koentji: Siapakah Pemain FPL Paling Konsisten Sejauh Ini?
Konsistensi adalah Koentji: Siapakah Pemain FPL Paling Konsisten Sejauh Ini?

Dalam FPL, saya sangat percaya bahwa seiring waktu, konsistensi adalah kunci untuk musim yang sukses. Memiliki satu gameweek yang brilian selalu terasa menyenangkan, tetapi memiliki lima gameweek yang baik (stabil) secara berurutan adalah cara yang lebih efektif untuk meningkatkan peluang kesuksesan Anda. Hal ini juga berlaku bahkan jika Anda sudah ketinggalan (poin). Jadi, kira-kira siapa saja pemain yang paling konsisten di FPL musim ini? Mari kita simak.

Kita hanya akan melihat pemain-pemain dari lini depan dan tengah (dengan beberapa pengecualian dibuat untuk pemain yang melewatkan pertandingan karena cedera). Mengapa defender tidak diulas di artikel ini? Alasannya adalah karena saya percaya para bek itu jauh lebih bergantung pada sistim pertahanan mereka secara keseluruhan, dan bukan pada mereka sebagai individu.

Bagaimana kita akan mendefinisikan tentang konsistensi itu sendiri? Kita akan menggunakan 2 ukuran di sini. Yang pertama adalah Point per Start, dan yang kedua adalah persentase starter tapi kemudian blank. Mengapa harus menggunakan ukuran starter? Pada akhirnya, tidak ada satupun dari kita yang ingin melihat penyerang kita berada di bangku cadangan, dan sangat sedikit manajer FPL berpengalaman yang memilih pemain/kapten dengan harapan mereka mendapatkan poin dari bangku cadangan.

Dengan beberapa faktor tambahan yang sering dibawa pemain pengganti karena alasan berbeda: seperti misalnya baru kembali dari cedera, mengejar ketertinggalan, atau melindungi keunggulan, saya percaya bahwa menilai pemain berdasarkan kapan mereka bermain sebagai starter adalah indikator yang lebih baik dari konsistensi mereka.

Dan inilah daftar itu, diurutkan berdasarkan pemain yang memiliki persentase blank paling kecil.


Son Heung-Min dan Leroy Sane Memimpin Daftar

Dengan metode ini, Son (Tottenham) dan Sane (Man City) sejauh ini merupakan pemain yang paling konsisten dalam memberikan poin ketika mereka bermain sebagai starter, dengan keduanya hanya mendapatkan tiga kali blank sejauh ini dan rata-rata poin tertinggi dalam pertandingan dimana mereka tampil sebagai starter. Masalahnya tentu saja adalah kombinasi keduanya hanya memunculkan angka 25 starter dari kemungkinan total 42 kali (sampai pekan ke-21). Kendati demikian, hal itu tak menghentikan mereka berdua mencetak masing-masing lebih dari 100 poin dan duduk di 8 gelandang teratas meskipun bermain dengan jatah waktu lebih sedikit.

Tapi, saya dengar Anda bertanya, "Bagaimana bisa mengharapkan skor FPL yang konsisten jika pemain bersangkutan tidak sering berada di starting XI?!" Saya pikir Anda perlu mengingat bahwa Son dulu juga absen dengan paksa karena kewajiban internasionalnya, dan Sane tidak dipilih secara reguler pada awal musim. Tidak diragukan lagi, cederanya Benjamin Mendy memainkan peran yang sangat besar, tetapi Sane sendiri kini selalu jadi starter dalam 8 dari 9 partai terakhir dan sampai ada peristiwa yang akan menunjukkan hal sebaliknya, ia tampaknya memiliki jaminan akan selalu mendapatkan tempat utama di timnya Guardiola.

Bagaimana dengan Eden Hazard?

Ya, tidak mengherankan untuk melihat pemain berbakat asal Belgia ini masuk juga dalam daftar kita. Dengan sepuluh gol dan sembilan assist sejauh ini, Hazard adalah pemain dengan poin tertinggi kedua di FPL saat ini. Meski persentase blank-nya termasuk tinggi (41%), namun angka itu sejatinya hanya sedikit lebih buruk daripada Mohamed Salah, si pencetak poin tertinggi sementara - jadi, sebenarnya tidak terlalu buruk juga bukan?

Yang benar-benar menarik di sini adalah siapa lawan yang membuat Hazard blank. Ini sangat penting bagi pemain premium yang akan Anda pertimbangkan untuk menjadi kapten tim Anda: Normalnya, Anda tidak mungkin memilih kapten untuk pemain yang terlibat dalam sebuah big match, jadi Anda benar-benar membutuhkan mereka untuk memberikan hasil melawan tim yang lebih kecil ketika Anda ingin memberi mereka ban kapten. Sialnya, Hazard tidak termasuk dalam kategori itu.

Mo Salah hanya mendapatkan blank ketika bertemu Leicester dan Everton di luar Top 6 clubs, sedangkan Hazard mendapatkan blank ketika bersua LIMA lawan non-enam besar ... jadi ketika Anda mendengar ejekan untuk Hazard, itu jelas bukannya tanpa sebab!

Paradoks Lacazette / Aubameyang

Dua striker Arsenal ini berbagi poin yang sangat mirip per starts, yakni sekitar 5,5, tetapi persentase blank keduanya sangat berbeda. Dengan hanya empat blank dalam 13 starter, Lacazette terlihat jauh lebih unggul dari rekan setimnya asal Gabon yang telah blank dalam SEMBILAN dari 19 kali starter! Cukup mengejutkan!

Jadi mengapa Aubameyang dimiliki oleh lebih dari lima kali lipat lebih banyak manajer yang memiliki Lacazette? Jawabannya mungkin karena di dua gameweeks ketika dia bermain sebagai pemain pengganti, Auba mengumpulkan 27 poin hanya dalam waktu di bawah setengah jam tiap pertandingan. Ditambah dengan jaminan akan waktu bermainnya, itulah sebabnya dia menjadi penyerang andalan dalam game ini dan pilihan yang sangat populer.

Musim Dejavu

Seperti banyak manajer lainnya, saya mendapati diri saya menghadapi satu dilema khusus musim lalu lebih sering daripada musim-musim yang lain - yakni tentang siapa yang harus saya beri ban kapten: Kane atau Salah? Salah adalah tipikal pemain yang dapat diandalkan dan selalu merasa dia adalah pilihan yang aman, tetapi Kane menawarkan daya tarik hat-trick yang sangat potensial.

Tahun ini problema itu datang dengan cara yang kurang lebih hampir sama, namun angka persentasenya menceritakan kisah yang berbeda. Kane hanya memiliki 30% blank dibandingkan dengan 40% milik Salah. Yang membuat bingung mungkin adalah Salah mendapatkan hampir satu poin ekstra lebih banyak daripada Kane per starting.


Mane Bermasalah?

Mengatakan bahwa Sadio Mane telah mengalami musim yang buruk sebenarnya cukup ambigu - dengan 105 poin dia adalah gelandang dengan poin tertinggi ke-6, dengan delapan gol dan dua assist. Meskipun demikian, ia memiliki tingkat blank terburuk dari semua aset premium pada daftar, yakni di angka 61%. Hal itu membuatnya memiliki value yang setara dengan Alexandar Mitrovic, tetapi menghabiskan dana yang jauh lebih banyak.

Bagaimana Nasib para Budget Player?

Seperti yang Anda harapkan, pemain yang lebih murah memiliki tingkat persentase blank yang jauh lebih tinggi. Fakta sederhananya adalah mereka bermain untuk tim yang tidak bisa banyak mencetak gol dalam pertandingan, yang cukup untuk memberi mereka peluang gol atau assist. Namun, dua penyerang yang lebih populer, Wilson dan Jimenez, rasanya sudah memberikan lebih dari harga yang mereka miliki.

Dengan hanya delapan dan sembilan blank masing-masing, keduanya telah sangat konsisten musim ini. Poin Jimenez per starts lebih rendah, tetapi dengan blank hanya 45%, ia telah membuktikan sebagai budget player yang dapat diandalkan sejauh ini. Wilson dan rekan setimnya, Ryan Fraser, sebenarnya memiliki poin yang identik per starts, tetapi Fraser telah mencapai hampir 58% blank dari starter-nya sejauh ini.

Jadi, apa artinya ini? Dan apa yang harus saya lakukan ?!

* Para pemain dalam daftar ini telah dianalisis karena mereka adalah pemain dengan skor tertinggi dalam permainan. Itu berarti, konsisten atau tidak, mereka mengungguli pemain lain di posisi mereka.

* Beberapa pemain dalam daftar ini datang dengan peringatan - Anda tidak selalu bisa memastikan mereka akan memulai pertandingan sebagai starter. Namun, saya pikir ini menjadi lebih dan lebih umum dalam tim-tim top, dengan bahkan pemain seperti Salah dan Kane dirotasi pada waktu-waktu tertentu. Son dan Sane, ketika mereka menjadi starter, membuktikan diri mereka sebagai pencetak poin FPL yang paling dapat diandalkan. Pastikan saja bahwa semua data (konferensi pers, cedera, form, dll.) menunjukkan kepada Anda bahwa mereka cenderung akan starter sebelum Anda memberi mereka ban kapten.

* Ketika datang ke pilihan kapten, banyak tergantung pada apa yang Anda cari dari seorang kapten. Bagi mereka yang suka bermain aman, pemain seperti Kane dan Aguero menawarkan tingkat blank yang jauh lebih rendah tetapi tidak memiliki ledakan yang diberikan Hazard musim ini.

* Anda mungkin tidak mengharapkan pemain dari tim yang "lebih rendah" untuk mencetak gol melawan enam besar, dan itu artinya 32% dari seluruh pertandingan mereka. Cobalah bersabar dengan para pemain ini karena mereka telah menunjukkan sejauh musim ini mereka mampu memberikan poin yang layak, meskipun memiliki tingkat blank yang lebih tinggi daripada yang kita inginkan.

sumber : Sports Grape
Share This :