Alexis Sanchez meninggalkan Old Trafford dengan Status Sebagai Salah Satu yang Terburuk

Alexis Sanchez meninggalkan Old Trafford dengan Status Sebagai Salah Satu yang Terburuk
Alexis Sanchez meninggalkan Old Trafford dengan Status Sebagai Salah Satu yang Terburuk

Setelah penunjukan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer permanen, Chief Executive Manchester United secara pribadi bersikeras bahwa ia tidak akan "menjegal" Solksjaer dengan menjual Paul Pogba ke Real Madrid. Dalam menjawab pertanyaan tentang apakah gelandang asal Prancis tersebut akan pergi, jawabannya selalu tegas, "tidak."

Tetapi ketika pertanyaan yang sama diajukan untuk Alexis Sanchez, nadanya sangat berbeda. Bahkan sudah jelas bahwa keputusan apa pun tentang masa depan Sanchez akan diserahkan kepada Solskjaer. Official klub yang telah bekerja begitu keras untuk menikung pemain internasional Chile tersebut dari pantauan Manchester City 14 bulan sebelumnya, memperolehnya dari Arsenal dengan imbalan Henrikh Mkhitaryan, tampak sudah menyerah.

Angka statistik hanya membuat bacaan tentang Sanchez menjadi sebuah bencana. Sanchez hanya mencetak lima gol dalam 45 pertandingan untuk United dan hanya tiga di Liga Premier selama 18 bulan bersama klub. Gol terakhirnya datang di Piala FA, ke gawang bekas klubnya Arsenal pada Januari 2019. 90 menit terakhirnya untuk MU datang pada laga pembukaan musim lalu. Ini adalah hasil yang sangat merugikan untuk seorang striker yang dibayar £ 391.000 per minggu, atau lebih dari £ 500.000 per minggu dengan menghitung bonus terkait.

Alasan mengapa pesepakbola yang baik menjadi sangat buruk di Old Trafford, sebagaimana pernah dikatakan oleh Jose Mourinho secara pribadi, adalah "sebuah misteri." Di Barcelona, ​​Sanchez rata-rata mencetak gol setiap tiga pertandingan. Di Arsenal, satu dari dua. Di United, angkanya menjadi satu dari sembilan!

Beberapa staf belakang panggung United mengklaim bahwa penurunan performa Sanchez ini adalah buah krisis kepercayaan diri yang tidak tertolong dari serangkaian cedera yang mengganggu, sementara beberapa yang lain berpendapat bahwa pertukaran Sanchez-Mkhitaryan sejatinya tidak terlalu diinginkan, karena itulah menjadi gagal.

Pada musim panas 2017, Mourinho ingin Ivan Perisic memenuhi rancangan skuadnya yang besar, tetapi akhirnya harus frustrasi karena Inter Milan menetapkan harga £ 48 juta, sedangkan keluarga Glazer yang memiliki United hanya akan memberikan tawaran pembukaan sebesar £ 22 juta, £ 23 juta dan £ 24 juta.

Itu sangat kontras dengan cara United mengejar Sanchez selama jendela transfer Januari setelah mengendus peluang untuk menikungnya dari City. Mereka kemudian menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Premier, keputusan yang menurut Mourinho hanyalah berorientasi profit semata, seperti menjual jersey sama seperti pemain bintang lainnya. Perisic tidak memiliki kualitas bintang yang sama dan Mourinho merasa bahwa keseimbangan di atas lapangan telah digadaikan oleh apa yang menurut departemen komersial United lebih cocok untuk itu.

"Alexis Sanchez telah menetapkan rekor penandatanganan Januari baru dalam hal penjualan jersey, tiga kali dari rekor sebelumnya," kata wakil ketua eksekutif Ed Woodward dalam panggilan konferensi dengan investor. "Perdagangan ini menghasilkan beberapa statistik media sosial yang menarik. Itu adalah posting United terbesar di Instagram dengan 2 juta likes dan komentar, posting United Facebook terbanyak yang pernah dibagikan, pos United paling banyak di-retweet yang pernah ada."

Kedatangan Sanchez juga memengaruhi keharmonisan di ruang ganti. Anthony Martial telah mencetak gol dalam tiga penampilan Liga Premier berturut-turut sebelum kesepakatan dengan Arsenal disetujui tetapi kemudian segera ditelantarkan. Dalam empat bulan terakhir musim 2017-18, Martial masuk starting line-up hanya empat pertandingan liga dan kehilangan tempat di skuad Piala Dunia bersama Prancis.

Ada masalah di luar lapangan juga, setelah gaji Sanchez dianggap menghancurkan struktur upah. Selama negosiasi kontrak David De Gea, kiper asal Spanyol itu mempertanyakan mengapa ia ditawari persyaratan yang jauh lebih rendah meskipun menjadi pemain terbaik klub dalam empat dari lima musim antara 2014 dan 2018.

Menjelang akhir kontraknya, tuntutan Ander Herrera dipengaruhi, sebagian, oleh kesadaran bahwa Sanchez berpenghasilan lebih dari £ 300.000 seminggu. Seperti kita tahu, gelandang Spanyol itu akhirnya memilih untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain ketika kontraknya dengan United berakhir.

Seorang pemain senior, yang akan memulai pembicaraan pembaruan kontrak di tahun mendatang, telah mengakui secara pribadi bahwa agennya tidak tahu harus mulai dari mana dengan negosiasi karena aturan mengenai angka yang dapat disepakati bersama telah ditulis ulang.

Di mana pun dia bermain, Sanchez tidak pernah berperan sebagai jiwa terlebih jiwa dari ruang ganti. Dan menjelang akhir musim lalu, ia menjadi begitu jauh dari anggota skuad lainnya sehingga beberapa rekan timnya memberi tahu staf pelatih bahwa mereka khawatir. Teman terdekatnya di United adalah Romelu Lukaku dan suasana hati Sanchez semakin merosot ketika pemain Belgia itu dijual ke Inter.

Seminggu yang lalu, Solskjaer menyarankan dalam konferensi pers bahwa Sanchez dapat memainkan peran kunci musim ini, tetapi sudah ada kekhawatiran bahwa situasi telah mencapai titik nadir.

Dan berita awal pekan ini mengatakan segalanya tentang seberapa jauh hubungan Sanchez dengan klub telah memburuk, bahwa United telah setuju untuk membayar £ 6 juta gajinya selama 10 bulan ke depan untuk membuatnya bermain di tempat lain, padahal jelas-jelas MU tak memiliki kemampuan untuk mendatangkan pengganti setidaknya sampai Januari.

Kepergian Lukaku dan Sanchez otomatis membuat lini depan United menjadi tipis - tidak ada seorang pun di skuad saat ini yang pernah mencetak lebih dari 12 gol Liga Premier dalam satu musim. Namun masih ada saja perasaan di dalam klub bahwa mereka lebih baik tanpa Sanchez.

Sanchez masih akan memiliki dua tahun tersisa di kontrak United ketika pinjaman Inter berakhir, tetapi ia tampaknya tidak memiliki masa depan di Old Trafford. Setidaknya dari kacamata untuk saat ini. Sebuah transfer yang tampaknya pasti berhasil telah berubah menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah United dan itu akan membutuhkan waktu sebelum klub selesai membayar harganya.

sumber : ESPN
Share This :