Tips FPL 2019/2020 Jelang Gameweek 18 : Krusialnya Efek Arsenal

Mungkin beberapa diantara Anda sudah ada yang membaca artikel ini di tempat lain atau mungkin ada juga yang sudah jauh-jauh hari menyadarinya sendiri. Di awal kompetisi, ada semacam meme atau gurauan tentang hengkangnya Rafael Benitez dari Newcastle ke Liga Cina. Saking tidak percayanya publik pada pelatih baru Newcastle, Steve Bruce, beberapa manajer FPL membuat candaan dengan mengatakan bahwa tim manapun yang menghadapi Newcastle, pemain terbaik dari tim tersebut layak untuk dikaptenkan. Beberapa laga mungkin manjur, tapi makin ke belakang, Newcastle makin solid dan gurauan di awal musim tersebut kini terbukti tidak selalu tepat.

Namun, menyudutkan Newcastle dengan cara seperti itu sebenarnya juga tidak 100% salah. Setiap musim, selalu muncul tim yang hampir selalu menjadi lumbung gol dan menjadi magnet tersendiri untuk dihajar pemain-pemain terbaik dari tim lawan yang dihadapi. Musim ini, gelar itu kemungkinan besar dapat disematkan kepada Arsenal.

Dikutip dari akun Agarwalkunal12 dari sebuah posting di sosial media Reddit, berikut adalah statistik pemain-pemain yang justru mengalami grafik penampilan yang membaik SAAT atau SETELAH bertemu The Gunners. Kami mulai dari gameweek ke-4 ketika statistik yang awalnya tak begitu terlihat itu kini mulai banyak dibicarakan orang.

Gameweek 4
Tottenham Hotspur masih dilatih Mauricio Pochettino dan begitu kesulitan mengarungi musim baru mereka. Harry Kane gagal mencetak poin di gameweek 2 dan 3 yang otomatis mengecewakan semua manajer yang mempercayainya. Namun saat menghadapi Arsenal, Kane mampu bangkit dan mencetak gol. Kane bahkan terus produktif sampai 3 gameweek berikutnya. Hal yang kurang lebih sama juga dialami oleh Son Heung-Min, yang terus memesona sejak bersua The Gunners.

Gameweek 5
Watford menjadi salah satu tim yang paling berpotensi degradasi musim ini. Namun, ketika berjumpa Arsenal, para pemainnya masih dapat menyumbang poin. Pereyra, Cleverly dan Deulofeu semuanya berpoin di partai ini setelah 4 gameweek sebelumnya selalu zonk. Dua nama yang disebut pertama bahkan tak bisa mengulangi pencapaian apiknya saat menghadapi Arsenal, di partai manapun.


Gameweek 6
McGinn, Grealish, El Ghazi dan Wesley dari Aston Villa semuanya blanked di dua partai sebelum pekan ke-6 ini. Tapi saat menghadapi Arsenal, masing-masing mendapatkan 10, 6, 5 dan 7 poin. McGinn sendiri kemudian menjadi rebutan manajer FPL setelah ini dan mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Gameweek 7
Poin tertinggi (9 poin) Scott McTominay di musim ini terjadi di pekan ke-7 ini saat bersua Leno dkk.

Gameweek 8
Yang ini adalah kebalikan dari Efek Arsenal yang sudah-sudah. Jika semuanya menghasilkan poin yang tinggi saat berjumpa The Gunner, Bournemouth justru mengalami hal sebaliknya. Callum Wilson, yang terus mampu mendulang poin dari gameweek 1 hingga 7, tiba-tiba mampet di partai ini. Efeknya, Wilson seperti mendapat kutukan dan tampak tak bisa bangkit lagi sesudahnya, hingga belakangan tempatnya pun digantikan Ryan Fraser yang didorong lebih ke depan.

Gameweek 9
Kali ini, Arsenal kembali memberikan anugerahnya, dan tim yang beruntung itu adalah Sheffield United. Bek Jack O'Connel mendapatkan poin tertingginya (11) di pertandingan ini dengan mencetak assist dan clean sheet. Striker Lys Mousset juga mengalami hal yang sama. Mencetak gol lawan Arsenal, dan mampu mendulang poin tinggi di dua game berikutnya.

Gameweek 10
Zaha, Milivojevic dan Ayew berpoin di pertandingan ini. Kendati demikian, hanya Zaha yang dapat diandalkan di game-game selanjutnya.


Gameweek 11
Pekan ini adalah giliran Raul Jimenez untuk mendapatkan anugerah dari Efek Arsenal. Meski Wolves gagal menang di pertandingan ini, namun Jimenez berhasil mencetak 1 gol, dan mampu menghasilkan poin yang konstan hingga 3 gameweek berikutnya.

Gameweek 12
Inilah dimulainya Vardy Party! Jujur saja saya pribadi cukup menyesal karena terlambat menyadari Efek Arsenal ini. Maddison sendiri juga mulai diperhitungkan sebagai dirigen lini tengah Leicester City yang paten dari kacamata FPL. Pertandingan ini juga menandai naiknya nama Caglar Soyuncu, bek murah Leicester yang harganya terus naik.

Gameweek 13
Danny Ings semakin menancapkan kukunya sebagai figur penting untuk Southampton. Selain itu, pertandingan melawan Arsenal juga menjadi penanda bahwa salah satu bintang FPL musim lalu, James Ward-Prowse, layak untuk dilirik kembali setelah mencetak 1 gol di pertandingan ini dan menghasilkan poin untuk 2 game berikutnya.

Gameweek 14
Dengan hanya mencatat 1 assist dan 0 gol di 8 gameweeks sebelumnya, Teemu Pukki memeriahkan kembali pestanya yang sempat terhenti dan membuat banyak manajer menjualnya. Kini Pukki tampak telah kembali menemukan sentuhannya, semua berkat efek Arsenal!

Gameweek 15
Neal Maupay datang ke pertandingan ini dengan rekor zonk di 4 pertandingan sebelumnya. Dan coba tebak, dia berhasil membuka kembali kran golnya di pertandingan melawan The Gunners di pekan ke-15 ini. Amazing! Maupay mampu terus berpoin di 2 game selanjutnya.

Gameweek 16
Bahkan bek West Ham, Ogbonna, mampu mencetak gol ke gawang Arsenal. Duh!


Gameweek 17
Mungkin, ini adalah salah satu pekan terburuk untuk para peragu, para manajer yang tak sabar menantikan kembalinya performa Kevin de Bruyne dan Raheem Sterling, yang memang mandul selama beberapa pekan sebelumnya. De Bruyne berhasil mencapai poin tertingginya (19) musim ini, terima kasih untuk Efek Arsenal.

Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menyindir atau memojokkan Arsenal, dan kenyataannya saya juga tidak tahu apakah Anda akan menggunakan artikel ini sebagai referensi atau bahkan untuk menentukan pilihan kapten. Saya hanya memiliki lebih banyak waktu untuk mempelajari statistik ini dan membagikannya dengan Anda semua.

Gameweek 18 - Prediksi
Jika Efek Arsenal memang benar adanya dan masih berlanjut, mari kita sedikit membuat catatan kecil untuk gameweek 18. Arsenal akan menghadapi Everton. Kebetulan, hampir seluruh skuad The Toffees mendapatkan poin blank di pekan ke-17. Jika polanya masih berlanjut, kita bisa berharap Richarlison dan atau Dominic Calvert-Lewin untuk kembali mencetak poin tinggi di pertandingan ini, sejak keduanya memang figur-figur yang paling dapat diandalkan dari Everton saat ini. Rumor pergantian pelatih di Arsenal juga wajib diwaspadai apakah akan memberikan kontribusi langsung terhadap efek Arsenal ini di kemudian hari atau tidak.


Jika Efek Arsenal nyata adanya, kita juga bisa berharap de Bruyne dan Sterling dapat meneruskan kegemilangannya di pekan ke-17, dengan kembali mencetak poin di pekan ke-18, meski lawan yang akan dihadapi termasuk tidak mudah, yakni Leicester City.



Post a Comment Blogger

 
Top